Selain sapi induk dan pedet, Dedy uga berharap di NTB ke depan akan ada inisiasi untuk pengolahan menjadi daging sapi beku (frozen food) dengan tekhnologi mutakhir, agar nilai ekonomis daging olahan menjadi lebih tinggi.
Dengan potensi yang besar tersebut, NTB berpeluang dikembangkan sebagai sumber produksi sapi nasional, selain sapi juga pelaku usaha peternakan di NTB telah melakukan pengembangan usaha peternakan ayam baik broiler maupun petelur.
Dedy berharap HIPMI NTB untuk meningkatkan pertumbuhan potensi populasi ternak, diperlukan komitmen kuat dari semua pihak untuk melakukan program breeding (pembiakan) dan feeding (pakan) serta manajemen pasca panen secara berkelanjutan dengan dukungan semua stakeholder daerah dan pusat.
Penjajakan kerjasama antara HIPMI NTB dan PT. Berdikari merupakan langkah maju dan menjadi inisiatif HIPMI sebagai Organisasi pengusaha daerah yang menginginkan kemajuan pada sektor peternakan dan pertanian, yang merupakan sektor penyangga kehidupan masyarakat NTB.
“NTB memiliki sejarah yang cukup gemilang dalam perdagangan sapi antar pulau sejak ratusan tahun yang silam,”tandasnya















