Jurus Jitu Pemda Lotim Tekan Angka Pengangguran Melalui LLK Selong

Poroslombok.com | LOTIM –

Pemerintah daerah kabupaten lombok timur terus berupaya menekan angka pengangguran di daerah ini melalui berbagai program strategis, baik melalui Disnakertrans, BPVP maupun LLK Selong.

Karna itu, Loka Latihan Kerja (LLK) Selong sebagai garda terdepan dalam upaya mengurangi pengangguran di daerah ini secara terus-menerus melakukan ikhtiar nyata melaksanakan berbagai macam pelatihan.

Baru-baru ini, LLK Selong telah selesai melaksanakan program pelatihan terhadap 320 orang peserta yang di danai dari anggaran APBN, dengan tingkat kelulusan 100 persen.

Kepala LLK Selong, Fajeri, SH mengungkapkan, sebanyak 320 orang tersebut kini sudah penempatan bekerja di berbagai tempat, baik instansi pemerintah maupun perusahaan swasta.

“Alhamdulillah 320 orang yang sudah selesai kita latih, sudah penempatan bekerja, walaupun ada yang masih bersifat magang. Dan itu sudah kita perkuat dengan MoU,” kata Fajeri kepada poroslombok.com, Rabu (6|7).

Dijelaskan Fajeri, dalam klausul kerjasama tersebut ditetapkan durasi pemagangan selama 9 bulan. Setelah masa pemagangan habis, diharapkan mereka dapat diangkat sebagai pegawai tetap.

Namun demikian dirinya meyakini, dengan bekal kompetensi yang sudah didapatkan selama mengikuti pelatihan di LLK, mereka dapat bersaing dan akan diterima sebagai pegawai tetap di tempat magang masing-masing.

Selain melaksanakan pelatihan yang bersumber dari dana APBN, juga dilaksanakan pelatihan dari dana pokok pikiran (pokir) dewan kabupaten sebanyak tiga paket, satu paketnya terdiri dari sepuluh orang.

“Dua paketnya adalah jurusan menjahit yang kita laksanakan di Desa Suralaga. Dan satu paket lagi jurusan Tata Boga yang kita laksanakan di Desa Nyiur Tebel,” ungkapnya.

Ketiga paket yang dilaksanakan di dua desa tersebut sudah selesai dilaksanakan. Disaat yang sama, pihaknya juga melaksanakan pelatihan swadana/berbayar sebanyak dua paket, dan akan selesai dalam waktu dekat.

“Sekarang sudah ada 25 orang yang sudah mendaftar melalui swadana, dan akan kita mulai pelatihan pada senin depan,” tuturnya.

Memasuki triwulan ketiga, LKK akan membuka program pelatihan menjahit sebanyak dua paket yang bersumber dari dana APBD. Satu paket terdiri dari 16 orang, sehingga jumlah yang akan diterima sebanyak 32 orang.

Menariknya, setelah selesai mengikuti pelatihan, para peserta akan diberikan bantuan mesin jahit secara gratis. Selain itu, nantinya akan ada 4 paket yang bersumber dari dana pokir untuk kejuruan tata boga.

Tak hanya itu saja, nantinya akan ada juga program pelatihan yang rutin dilaksanakan melalui kerjasama dengan Dinas Perindustrian Provinsi NTB untuk jurusan las dan bubut, dengan jumlah kuota sebanyak 32 orang, pada triwulan ketiga.

Sebelumnya, kata M. Fajeri, sebanyak 16 orang dari Sumbawa, Lotim, Loteng dan Lobar sudah dilatih yang dimana sumber dananya dari Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi NTB.

“16 orang itu sudah selesai uji kompetensi oleh assesor yang kita datangkan langsung dari surabaya. Alhamdulillah lulus 100 persen, sehingga kita mendapatkan apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Daerah,” terangnya.

Atas prestasi memuaskan itu, kedepan LLK Selong akan dipercayakan untuk melaksanakan uji kompetensi sendiri untuk jurusan las dan bubut oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi, dan sudah berPKS.

Dari yang sudah dilatih maupun yang akan diberikan pelatihan pada triwulan berikutnya, maka dapat dipastikan total keseluruhan yang dilatih pada tahun 2022 ini berjumlah sebanyak 800 orang.

Dengan banyaknya program pelatihan yang dilaksanakan oleh LLK Selong, menjadi bukti nyata bahwa lembaga tersebut tidak pernah berhenti untuk terus berinovasi menjadikan LLK lebih maju dan berkembang sebagai lembaga strategis bagi menekan jumlah pengangguran di bumi patuh karya.

“Jadi, satu kata kunci untuk mengatasi masalah pengangguran adalah, cetak mereka menjadi ahli. Orang ahli biasanya kerja, orang kerja pasti dapat hasil dan hasil tentunya membawa kesejahteraan,” demikian Fajeri memungkasi.

(Anas/PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU