Kadispora Lotim Ingatkan Para Generasi Muda untuk Hindari Main Judi Slot

LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com – Fenomena yang terjadi pada generasi muda saat ini semakin hari semakin mengkhawatirkan, bagaimana tidak, kemajuan teknologi terkadang berdampak buruk bagi kehidupan anak, terutama maraknya judi Online (Slot) sudah tidak tabu lagi tengah masyarakat.

Di Lombok Timur sendiri, di beberapa daerah bahkan dikampung-kampung sudah mulai judi online jadi kegemaran generasi muda, di setiap tongkrongan banyak terlihat anak muda sibuk dengan Gadget masing-masing.

Melihat hal tersebut kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Lotim Drg. Asrul Sani, mengingatkan bagi para anak muda untuk hati-hati menggunakan Gadgetnya, pergunakanlah untuk kegiatan-kegiatan yang Positif.

“Jangan kerena iklan judi online yang menggiurkan membuat kita tertarik sehingga kebablasan dan merugikan diri sendiri. mengingat tidak ada orang yang kaya karena judi, maka dari itu kalau ini terus dilakukan oleh para generasi muda kita, akan berdampak kepada kwalitas dan masa depan mereka, dan akhirnya bukan jadi kaya malah semakin miskin,” ucapnya, Rabu (29/05).

Ia mengungkapkan, Maraknya judi online tidak terlepas dari faktor ekonomi sehingga disini tentu butuh peran orang tua, dan seluruh stakeholder terkait, baik Pemerintah Desa, Dinas sosial, Dinas Kominfo, dan sejumlah organisasi kepemudaan untuk terus aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada generasi muda saat ini.

“Karena masalah judi online ini, tidak bisa kita awasi langsung terutama di para pelajar, sehingga yang harus dilakukan adalah edukasi dan sosialisasi tetap terus digencarkan untuk menyadarkan mereka tentang bahayanya judi online,” ujarnya.

Melihat fenomena saat ini, tentu Judi online mempunyai dampak buruk bagi masyarakat, salah satunya dapat memicu kejahatan baik pencurian dan sebagainya, sehingga hal ini merupakan tugas bersama, bagaimana mencegah agar generasi muda khususnya di Lotim menjauhi kegiatan seperti ini.

“Banyak orang menjual barang-barangnya untuk mengisi saldo, bahkan ada sampai berhutang dan juga mencuri, ini harus kita carikan solusi bersama, salah satu yang harus dilakukan dengan membuat kegiatan Positif, dan bagaimana anak-anak muda kita di Lotim mampu jadi entrepreneur muda,” bebernya.

Disisi lain, Asrul berharap peran dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Timur, dengan aktif memberikan anak-anak muda edukasi, bagaimana menjadikan mereka pemuda yang kreatif dan inovatif, baik dengan menggelar program-Program pelatihan dan sebagainya, dan Dispora sendiripun akan berupaya mensuport sesuai tupoksi dan kemampuan.

“Mari kita jaga anak-anak kita dari bahayanya judi online,Narkotika dan sejenisnya, yang paling penting orang tua di rumah harus pro aktif mengawasi putra-putrinya,” pungkasnya.

(Arul/PorosLombok).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU