Poroslombok.com | LOTIM –
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Dr. Mugni, melantik dan mengambil sumpah pejabat pengawas eselon IV dirangkaikan pelantikan penugasan Kepala Sekolah lingkup Pemkab Lotim, bertempat di Aula Handayani kantor Dikbud Lotim, Jum’at (8|7).
Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim Izzudin, S.Pd, dan Sekretaris Dikbud Yulian Ugi Lusianto, SE.
Dr. Mugni dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pejabat pengawas eselon IV dan seluruh kepala sekolah yang dilantik. Secara khusus Mugni menyampaikan, yang sebelumnya menjadi guru dan dilantik menjadi kepala sekolah merupakan konskuensi logis dalam statusnya sebagai seorang ASN.
“Oleh karna itu saya mengucapkan selamat, ini harus di syukuri. Bagaimana cara mensyukurinya? Dengan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Diungkapkan Mugni, saat ini pihak BKPSDM meluncurkan motto ASN MANTAP (Melayani, Akomodatif, Netral, Taat, Amanah dan Profesional).
Motto tersebut, terang dia, menjadi dasar dalam menjalankan aktivitas sebagai ASN di lombok timur, dalam rangka mewujudkan apa yang menjadi visi-misi pimpinan daerah. Tentu harapannya agar bisa diimplementasikan pada instansi masing-masing.
Disampaikan lebih lanjut, beberapa orang yang sebelumnya hanya menjadi guru biasa menjadi kepala sekolah, dari kepala sekolah menjadi kepala UPT, tentu tugasnya menjadi bertambah.
Mugni menguraikan, jika saat menjadi guru biasa, tugasnya hanya mengajar di kelas. Tetapi setelah menjadi kepala sekolah maka harus mampu membidangi tiga hal. Yang pertama, adalah mengelola manusia, yaitu para guru dan muridnya.
Yang kedua adalah konten kurikulumnya. Dalam hal ini bagaimana kurikulum dapat berjalan dengan baik, bagaimana kurikulum itu dijalankan untuk membentuk karakter para peserta didik.
“Bagaimana supaya anak itu faham tentang kebersihan, disiplin, faham tata krama dan faham tentang antri. semuanya itu tugas kepala sekolah untuk merekayasanya supaya bisa terwujud di sekolah,” urainya.
Yang ketiga adalah lingkungannya. Bagaimana sekolah itu menjadi ASRI (Aman Sejuk Rapi dan Indah). Dan inilah yang menjadi tugas para kanit untuk mendirektif semua kepala sekolah untuk melaksanakan tugas dengan baik, sehingga pendidikan di lombok timur semakin berkualitas.
Pada kesempatan itu Mugni juga memberikan pemahaman, kepada yang terkena rotasi agar tidak memiliki persepsi yang keliru, tidak kemudian mempersepsikannya sebagai akibat dari adanya sebuah kesalahan.
“Sebagai ASN kalo dirotasi harusnya bangga. Karna dengan dirotasi maka kita akan mendapatkan pengalaman dan ilmu baru,” tandasnya.
Sekadar informasi, jumlah yang dilantik kali ini adalah sebanyak tiga pejabat struktural eselon IV. Yakni Kanit UPT Dikbud Aikmel, Kanit UPT Dikbud Wanasaba dan Kepala UPT BP3AKB, serta 13 orang Kepala Sekolah.
(Anas/PL)

















