Korban Kabel PLN: Nyawa Buruh di Ujung Tegangan

(Lombok Timur, PorosLombok.com) – suasana di Dusun Gunung Belek, Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, mendadak mencekam. Di tengah hiruk-pikuk pembangunan rumah milik Amaq Wir, insiden memilukan terjadi. Usman, 52 tahun, seorang buruh bangunan dari Dusun Gegerung Barat, tersengat listrik saat bekerja di lantai dua.

Pukul 11.45 WITA, Usman bersama menantunya, yang menjadi saksi mata, sibuk melakukan pengecoran. Tanpa disadari, kabel listrik terbuka milik PLN melintas hanya sekitar satu meter di atas kepala mereka. Alhasil, Usman terkena arus listrik bertegangan tinggi, meninggalkan luka bakar yang serius pada tubuhnya.

IPTU Nikolas Oesman, Kasi Humas Polres Lombok Timur, menceritakan kronologis kejadian yang mengejutkan ini. “Korban sedang fokus bekerja. Keberadaan kabel terbuka di atas bangunan tampaknya terlewat dari perhatiannya. Akibatnya, korban tersengat arus listrik saat melakukan pengecoran,” ujar IPTU Nikolas.

Usman pun segera dilarikan ke Rumah Sakit Anggoro Terara. Hingga berita ini diturunkan, ia masih menjalani perawatan intensif. Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat. Mereka mendatangi tempat kejadian perkara dan menginterogasi saksi-saksi, sembari berkoordinasi dengan PLN untuk menyelidiki lebih lanjut.

Analisa awal menyebutkan, kurangnya pengamanan saat bekerja menjadi faktor utama insiden ini. Rekomendasi pun dilayangkan agar PLN lebih memperhatikan keamanan jaringan kabel, terutama yang melintas di pemukiman warga.

Peristiwa ini mencuatkan kembali pentingnya aspek keselamatan dalam bekerja, terutama di lokasi yang rentan bahaya. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan lebih waspada agar insiden serupa tak terulang di kemudian hari.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU