Mataram, PorosLombok.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih versi quick count, Lalu Muhamad Iqbal, terus memperkuat jalinan silaturahmi dengan berbagai pihak. Kali ini, Iqbal bertemu pimpinan media terkemuka di Provinsi NTB untuk membahas tantangan dunia pers sekaligus mempererat kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan media.
Dalam pertemuan yang digelar di salah satu restoran di Kota Mataram, Rabu (4/12), Lalu Iqbal menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah. Ia mengaku ingin melanjutkan tradisi kolaborasi yang telah ia bangun sejak menjabat sebagai Direktur Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri RI hingga Duta Besar RI untuk Turki.
“Media adalah mitra utama dalam menyampaikan visi-misi kami kepada masyarakat. Kolaborasi ini akan terus kami perkuat untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujar Iqbal.
Meski belum resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang Pilkada, pasangan Iqbal-Dinda sudah mulai mempersiapkan transisi pemerintahan. Dalam forum tersebut, Iqbal mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada media yang selama ini berperan penting dalam menyebarluaskan program kerja dan visi mereka.
“Kami ingin ada pertemuan rutin setiap bulan dengan teman-teman media untuk mendiskusikan isu-isu terkini dan menerima masukan secara langsung,” tambah Iqbal.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintahannya akan terbuka terhadap kritik dan masukan dari media, demi mempercepat pembangunan di NTB.
“Saya ingin mendengar langsung dari teman-teman media apa yang terjadi di lapangan. Tradisi ini sudah saya lakukan sejak menjadi juru bicara di Kemenlu,” imbuhnya.
Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dunia pers, di antaranya Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB H Nasrudin Zein, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) NTB H Abdus Syukur, Direktur Utama Lombok Post Alfian Yusni, Kabiro Tribun Lombok Sirtupillaili, Pemred Radar Lombok Sigit, serta pimpinan media lainnya.
Para pimpinan media menyambut baik inisiatif Lalu Iqbal. Ketua PWI NTB, H Nasrudin Zein, berharap pemerintah daerah mendukung penguatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Jika kompetensi wartawan terjamin, dampaknya akan sangat positif bagi pemberitaan program-program pemerintah,” kata Nasrudin.
Selain itu, Nasrudin juga meminta perhatian terhadap fasilitas organisasi wartawan, seperti kantor untuk PWI NTB.
“Sejak kami diminta pindah dari salah satu kantor pemprov, hingga kini kami belum memiliki kantor. Kami harap ada bantuan untuk hal ini,” ujarnya.
Lalu Iqbal menutup pertemuan dengan ajakan untuk terus menjalin komunikasi erat dan memperkuat kerja sama antara pemerintah dan media.
“Media adalah jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Mari bersama-sama membangun NTB yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi ini, pasangan Iqbal-Dinda menunjukkan komitmen mereka untuk menjadikan media sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan NTB yang lebih maju dan transparan. (*)















