Dari 20 paket itu, lanjut dia, 15 diantaranya dilaksanakan di dalam (LLK Selong-red) untuk umum, sedangkan 5 paket lainnya dilaksanakan di 5 Desa dari 5 Kecamatan berbeda di Lombok Timur.
5 Desa itu diantaranya adalah Desa Sambalia, Kecamatan Sambalia yang mendapatkan paket pelatihan baja ringan. Yang kedua Desa Mekar Sari, Kecamatan Suela dengan paket pelatihan Elektro/Audio Vidio.
Yang ketiga, sambung Fajeri, Desa Lenek Ramban Biak, Kecamatan Lenek dengan jenis pelatihan menjahit. Yang keempat Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur dengan jurusan Mebeler.
“Dan yang kelima adalah Desa Jenggik, Kecamatan Terara dengan jurusan tata rias,” sebut Fajeri.
Adapun jenis pelatihan yang di LLK diantaranya adalah jurusan otomotif (motor dan mobil), las, listrik, menjahit, bahasa inggris, administrasi perkantoran (komputer), desain grafis, elektronik, tata boga dan tata rias.

















