Pohon Tumbang Halangi Jalur Suela-Sembalun, Akses Berhasil Dibuka Kembali

(Lombok Timur, PorosLombok.com) – Anggota Polsek Suela bergerak cepat untuk membuka kembali akses jalan yang terganggu akibat pohon tumbang di jalur Suela-Sembalun pada Rabu (4/9/2024). Insiden ini terjadi di Jalan Pariwisata Rinjani No.01, Otak Gawar, Desa Suela, Kecamatan Suela, mengakibatkan gangguan lalu lintas yang signifikan.

Pohon berdiameter empat meter tersebut tumbang disebabkan oleh kondisinya yang lapuk serta diterpa angin kencang. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna jalan dan warga setempat, mengingat pentingnya jalur ini bagi mobilitas sehari-hari.

Penanganan insiden dipimpin oleh Ps. Kanit Reskrim Suela, AIPTU Suranto, SH, bersama satu anggota jaga. Mereka bekerja sama dengan KPH Rinjani dan masyarakat sekitar untuk membersihkan jalan. Proses pembersihan dilakukan menggunakan mesin senso, dan berjalan cukup lancar. “Kami berupaya secepat mungkin membuka kembali jalur ini demi kelancaran aktivitas masyarakat,” ujar AIPTU Suranto.

Pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang terhalang perjalanan sempat mengalami penundaan, namun mereka menyatakan apresiasi atas tindakan cepat yang dilakukan. Jalur tersebut akhirnya dapat dilintasi kembali setelah beberapa jam proses pembersihan. “Kerja sama antara polisi dan masyarakat sangat membantu mengatasi masalah ini dengan cepat,” ungkap salah satu pengendara yang melintas.

Selama operasi pembersihan, petugas kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi tetap terkendali, dengan pengaturan lalu lintas yang mencegah kemacetan. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan tambahan akibat insiden ini.

Kondisi jalan kembali normal setelah akses dibuka, memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sempat terhambat. Ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan aparat dalam menangani gangguan di jalur vital seperti ini.

Insiden ini juga menggarisbawahi pentingnya pemantauan rutin terhadap pohon-pohon di sepanjang jalan, terutama di daerah yang sering mengalami cuaca ekstrem. Langkah-langkah preventif diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang. “Ke depan, kami berharap ada upaya pencegahan yang lebih baik untuk mengantisipasi pohon tumbang,” pungkasnya.

(Arul/porosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU