Potensi Krisis Penjualan Jagung, Gubernur NTB Lalu Iqbal Janji Turun Tangan

Mataram, PorosLombok.com – Krisis demi krisis terus menghantam di awal pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri.

Kali ini, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menerima keluhan dari Masyarakat Agribisnis Jagung (MAJ) terkait potensi krisis penjualan hasil panen.

“Saya janji mencarikan solusi untuk persoalan jagung yang disampaikan teman-teman dari MAJ,” kata Iqbal saat menerima perwakilan petani, Kamis (17/4).

Iqbal mengungkapkan, para petani jagung menyampaikan bahwa NTB akan memasuki masa panen raya dalam waktu dekat. Produksi diperkirakan akan melonjak signifikan dibandingkan tahun lalu.

“Lebih dari 1 juta ton produksi kita tahun ini,” bebernya.

Namun demikian, menurut Gubernur, kemampuan Bulog untuk menyerap hasil panen hanya sekitar 78 ribu ton dengan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 5.500 per kilogram.

Sementara itu, perusahaan swasta juga kesulitan menyerap hasil panen karena tingginya biaya transportasi dan rendahnya harga beli dari pabrik pakan di Pulau Jawa.

“Akibatnya, petani terancam merugi karena harga beli tidak sesuai dengan HPP,” jelasnya.

Ayah dua anak ini mengaku sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari jalan keluar dari persoalan tersebut.

“Doakan segera ada solusi. Di awal ini memang banyak masalah yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Diketahui, pasangan Iqbal–Dinda di awal kepemimpinannya sudah dihadapkan dengan beragam persoalan, mulai dari utang provinsi, krisis di BUMD, hingga persoalan tata kelola sapi.

Namun, satu per satu masalah itu berhasil diselesaikan dengan baik oleh duet pemimpin baru NTB ini. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU