PLN Bagi-Bagi Diskon Tambah Daya, Besok Terakhir! Gas atau Gigit Jari?

Nasional, PorosLombok.com – Program diskon 50 persen biaya tambah daya listrik yang digulirkan PLN sejak 1 Januari 2025 akan resmi berakhir besok, Rabu, 15 Januari 2025. Bertajuk “Gebyar Awal Tahun 2025, Tahun Baru Energi”, program ini menawarkan kesempatan emas bagi pelanggan dari semua golongan untuk menambah kapasitas daya listrik dengan biaya lebih hemat.

PLN melalui media sosial resminya, @pln_id, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo spesial ini. “Gebyar Awal Tahun 2025, dengan semangat baru di tahun ini, yuk bagi kalian yang ingin menambah daya listrik tersedia promo spesial diskon 50%,” demikian ajakan yang disampaikan.

Keuntungan Hemat dengan Tambah Daya

Promo ini memberikan potongan harga hingga separuh dari biaya normal tambah daya. Sebagai contoh, untuk pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan ke 900 VA, biaya normal sebesar Rp 421.650 dapat dikurangi menjadi Rp 210.825 saja.

Rincian Harga Tambah Daya dengan Diskon 50 Persen :

1. Dari 450 VA ke:

  • 900 VA: Normal Rp 421.650 → Diskon Rp 210.825
  • 1.300 VA: Normal Rp 796.450 → Diskon Rp 398.225
  • 2.200 VA: Normal Rp 1.639.750 → Diskon Rp 819.875
  • 3.500 VA: Normal Rp 2.955.450 → Diskon Rp 1.477.725
  •  4.400 VA: Normal Rp 3.827.550 → Diskon Rp 1.913.775
  •  5.500 VA: Normal Rp 4.893.450 → Diskon Rp 2.446.725
  • 7.700 VA: Normal Rp 7.025.250 → Diskon Rp 3.512.625

2. Dari 900 VA ke:

  •  1.300 VA: Normal Rp 374.800 → Diskon Rp 187.400
  • 2.200 VA: Normal Rp 1.218.100 → Diskon Rp 609.050
  • 3.500 VA: Normal Rp 2.519.400 → Diskon Rp 1.259.700
  •  4.400 VA: Normal Rp 3.391.500 → Diskon Rp 1.695.750
  • 5.500 VA: Normal Rp 4.457.400 → Diskon Rp 2.228.700
  • 7.700 VA: Normal Rp 6.589.200 → Diskon Rp 3.294.600

Demikian informasi mengenai diskon 50 persen untuk tarif tambah daya bagi semua golongan pelanggan listrik PLN yang berlaku mulai 1 Januari 2025 dan akan berakhir besok, Rabu 15 Januari 2025.

Redaksi | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU