PorosLombok.com – Gubernur NTB terpilih, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, melakukan kunjungan ke Kelurahan Paruga, Kota Bima, Minggu (19/1). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau kondisi warga terdampak banjir beberapa pekan lalu sekaligus menyerahkan bantuan hasil kolaborasi dengan sejumlah organisasi.
Dalam sambutannya, Dr. Iqbal menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari komitmen untuk mencari solusi atas persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
“Saya datang dalam kapasitas pribadi karena belum resmi dilantik sebagai gubernur. Namun, saya ingin mendengar langsung aspirasi warga dan memastikan bahwa langkah konkret segera diambil,” ujar Dr. Iqbal.
Banjir yang Menjadi Langganan
Dr. Iqbal menyoroti persoalan banjir yang terus berulang di Kota Bima. Ia menekankan pentingnya penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah tersebut.
“Banjir ini sudah seperti langganan. Kita tidak bisa terus membiarkan ini terjadi setiap tahun. Harus ada solusi permanen yang melibatkan masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.
Meski berasal dari Lombok, Dr. Iqbal memastikan bahwa perhatian terhadap Bima akan setara dengan daerah lain di NTB.
“Saya ingin menunjukkan bahwa Bima adalah bagian penting dari NTB. Saat mendengar musibah ini, meski saya berada di Jakarta, hati saya tetap bersama saudara-saudara di sini,” ungkapnya.
Bantuan untuk Korban Banjir
Dalam kesempatan itu, Dr. Iqbal menyerahkan bantuan dari berbagai pihak, termasuk Permabudi, INTI NTB, dan Universitas Gogo Rancah. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga meskipun jumlahnya terbatas.
“Saya tahu bantuan ini mungkin belum cukup besar, tapi saya berharap ini menjadi awal untuk menunjukkan kepedulian kita semua,” katanya.
Selain itu, Dr. Iqbal mengungkapkan harapannya agar wali kota terpilih segera dilantik sehingga koordinasi penanganan banjir bisa lebih maksimal.
“Jika banjir terjadi hingga lima kali dalam setahun, kita harus bekerja keras untuk menguranginya secara bertahap hingga benar-benar teratasi,” pungkasnya.
Arul | PorosLombok
















