Lombok Timur, PorosLombok.com – Tanjakan Dusun Selamben, Desa Pandan Duri, Kecamatan Terara, kembali memakan korban. Kali ini, sebuah truk pengangkut kayu “nyerah” di tengah tanjakan, kehilangan tenaga, lalu terguling pada Minggu malam (26/01) sekitar pukul 21.30 WITA.
Beruntung, sang sopir Jenudin (43), warga Desa Dangian, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, selamat dari insiden ini. Namun, posisi truk yang terguling membuat proses evakuasi tidak mudah.
Bhabinkamtibmas Desa Pandan Duri, Bripka Samsul Rizal, bersama warga harus turun tangan mengevakuasi kendaraan secara manual lantaran tidak adanya alat berat di lokasi.
“Truk ini diduga tidak kuat menanjak dan akhirnya terguling. Sopir selamat, tapi proses evakuasi masih berlangsung karena kendaraan harus ditarik dengan truk lain,” ujar Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Oesman, Senin (27/1).
Hingga Senin pagi pukul 10.00 WITA, evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan warga dan kendaraan lain untuk menarik truk dari lokasi kejadian. Polisi juga turun ke lokasi untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
AKP Nikolas Oesman mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan berat, untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur ini.
“Tanjakan Selamben ini cukup curam, apalagi bagi kendaraan bermuatan berat. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima agar tidak mengalami kejadian serupa,” tandasnya.
Saat ini, kondisi arus lalu lintas di lokasi masih terkendali meskipun sempat tersendat akibat insiden tersebut.
Redaksi | PorosLombok















