Usai Kadernya Raih Prestasi Tingkat Nasional, Kapus Pringgasela Pasang Target Tinggi

LOTIM – PorosLombok.com | Selain melaksanakan program-program yang wajib dari Dinas Kesehatan, Puskesmas Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur juga aktif melakukan program inovasi hingga salah satu kadernya berhasil mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Berbekal semangat ketekunan dan bakat yang dimiliki serta dukungan dari pimpinan, salah satu staf Puskesmas Pringgasela dinobatkan menjadi Tenaga Kesehatan (Nakes) teladan pada tahun 2023 lalu, yakni Khairani SKM yang merupakan tenaga sanitasi lingkungan.

“Untuk program inovasi, kami termasuk yang salah satu petugas sanitarian kami yang berangkat ke istana pada bulan Agustus 2023 untuk mewakili Lombok Timur, bahkan NTB,” ungkap Kepala Puskesmas Pringgasela Lalu M. Cholid, S.Kep, Sabtu (20/1/2024).

Keberhasilan Khairani sebagai perwakilan NTB tidaklah mudah. Untuk bisa sampai ke tingkat nasional, ia harus melewati proses seleksi yang ketat. Mulai dari tingkat kabupaten sebagai perwakilan Puskesmas.

Sukses menjadi juara satu di tingkat kabupaten, dia kemudian mengikuti kompetisi/seleksi tingkat provinsi. Setelah berhasil di provinsi, ia pun kemudian mendapatkan panggilan dari istana untuk mengikuti seleksi tingkat nasional yang bertepatan dengan perayaan HUT RI.

“Akhirnya waktu assesment terakhir yang ketika itu melalui zoom meeting. Dan setelah selesai assesment, Alhamdulillah beliau yang berangkat dari Lombok Timur mewakili NTB. Dan Alhamdulillah mendapat juara 2,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inovasi yang dilakukan Khairani adalah mengubah sampah plastik menjadi pot bunga dan karangan bunga hias yang kemudian dipadukan dengan jargon PEDES (Pringgasela Peduli Sampah).

Prestasi itu bukan satu-satunya yang pernah dicapai oleh kader Puskesmas Pringgasela. Sebelumnya, petugas gizi puskesmas pringgasela mendapatkan penghargaan di tingkat kabupaten atas capaian peng-entrian EPPGM.

“Bahkan petugas gizi kita itu diberangkatkan Umroh oleh pak Bupati (Sukiman Azmy-red) sebagai rewardnya. Bahkan saya juga kasi reward, saya belikan dia laptop baru supaya lebih bagus lagi ngentri-nya” katanya.

Capaian tersebut tak lantas membuat pria asal Masbagik itu berpuas hati. Sebaliknya, prestasi itu harus dijadikan sebagai pelecut semangat bagi yang lain untuk terus berkreasi dan berinovasi.

Berkenaan dengan itu, mantan Kapus Sambalia itu pada hari ini mengumpulkan para stafnya di Aula Puskesmas untuk memberitahukan dan menyamakan persepsi terkait tradisi baik di lingkungan Puskesmas Pringgasela.

“Saya bilang, tahun 2024 ini harus ada yang berangkat lagi. Targetnya kalo bisa ke tingkat nasional lagi dari profesi yang lain. Sebenarnya teman-teman ini punya inovasi yang luar biasa, tetapi kalo ndak ada yang memotivasi ndak jalan dia,” katanya.

Dia menyebut, bahwa para nakes membutuhkan dorongan untuk bisa mengembangkan inovasi yang mereka miliki. Hanya saja mereka membutuhkan motivasi dan dukungan serta komunikasi dengan lintas sektor dalam menunjang kegiatannya.

“Kayak kemarin waktu penilaian itu kan dia nyari lokasi TPS-nya seperti apa. Makanya saya bangun komunikasi juga sama sepuluh desa yang ada,” demikian Miq Cholid.

(Anas/PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU