FotoPorosLombok -Malam bakda isa tepatnya sekitar tahun 1990-an, disepanjang jalan di pulau lombok tampak ramai para pemuda yang baru beranjak dewasa, ada yang berkelompok ada juga yang sendiri-sendiri.
Kepulan asap rokok tercium wangi kala itu. tak hanya asap rokok, cahayanya lampu senter berkedap-kedip ketika anak-anak muda ini berjalan menuju rumah wanita yang dicintainya, Itulah kegiatan anak muda suku sasak zaman dahulu yang pergi “Midang” (Ngapel) ketika datang malam minggu.
Midang dipahami masyarakat Sasak sebagai proses perkenalan atau pendekatan yang dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan atau sebaliknya dengan maksud untuk mencari tahu latar belakang diri dan keluarga masing-masing pihak, dan endingnya untuk mendapatkan calon suami atau istri.















