Selain itu, Kaspul Hadi berharap kepada pengurus baru Karang Taruna Persada Desa Danger yang baru di lantik untuk menyiapkan program kerjanya. Sehingga bisa berkolaborasi dan memadukan dengan apa yang sudah diprogram oleh Pemerintah Desa Danger.
“Berharap kepada pengurus karang taruna kita berkolaborasi dalam membangun Desa Danger lebih baik,”harapnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Persada Desa Danger, M. Yogi Wahyudi setelah dilantik mengatakan, berharap ke depannya pergerakan pemuda Desa Danger jangan ada pergerakan yang pasif terhadap pembangunan di Desa Danger. Pemuda ke depan melalui karang taruna harus ambil bagian dalam kegiatan sosial kepemudaan dan lain sebagainya.
“Mulai tahun ini hingga ke depan, ruang-ruang kepemudaan yang diberikan oleh Pemdes Danger harus diisi. Saya mengajak kepada semua pengurus karang taruna dan pemuda Desa Danger untuk bersama-bersama bergerak demi kemajuan desa,”pintanya.
Sedangkan Ketua Karang Taruna Kabupaten Lombok Timur yang diwakili Koordinator Bidang IT, Abdul Khalik, berpesan supaya Karang Taruna Persada Desa Danger harus dihidupkan dan harus dimajukan kembali. Hal tersebut karena pemuda yang tergabung dalam pengurus karang taruna orang – orang yang cerdas.
“Karang taruna itu orang yang cerdas, orang yang terpilih untuk bergerak dalam membatu kemajuan desanya sendiri,”ujarnya.
Selain itu, sebut Khalik, karang taruna merupakan kerja-kerja sosial yang mampu berkontribusi melakukan pembangunan desa melalui gerakan sosial dan pemberdayaan pemuda.
“Kerja sosial, sehingga mampu bekerjasama dengan gerakan sosial,”tandasnya. (*)














