Pejabat Lombok Barat Tuntas Jalani Capacity Building Perkuat Kepemimpinan

Pemkab Lombok Barat sukses tuntas gelar Capacity Building bagi pejabat eselon guna perkuat kepemimpinan dan sinergi pembangunan daerah.

Lombok Barat,Poros Lombok – Pertama-tama, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sukses menuntaskan agenda Capacity Building bagi seluruh pejabat Eselon II dan IIIa pada Minggu pagi, 15 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung sangat tertib di Aula Jenderal Sudirman Mataram.

​”Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana secara lancar serta berhasil mencapai tujuan strategis yang kami harapkan,” ujar Kasiren Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Kavaleri Joko Sunarko.

​Oleh karena itu, pihak TNI menegaskan bahwa pelatihan tersebut memiliki urgensi tinggi. Program ini bertujuan mendongkrak kualitas kepemimpinan aparatur sipil negara. Fokus utamanya adalah penguatan karakter kebijakan serta aspek manajerial.

​”Pejabat eselon memegang peran vital sebagai penggerak organisasi sekaligus penentu arah pelaksanaan program pembangunan daerah,” jelasnya.

​Selanjutnya, materi intensif ini menuntut para peserta agar selalu menjaga integritas tinggi. Akibatnya, mereka harus membangun kerja sama tim yang jauh lebih solid. Hal tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif.

​”Kepemimpinan kuat mencerminkan kemampuan mengambil keputusan tepat dan memberikan keteladanan dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegasnya.

​Selain itu, Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. Beliau memandang kegiatan tersebut sebagai langkah nyata. Akhirnya, tujuannya adalah mempercepat visi daerah yang maju dan mandiri.

​”Kami ingin membentuk tim yang memiliki komitmen serta loyalitas tinggi agar mampu bergerak bersama demi kepentingan publik,” katanya.

​Di sisi lain, Ummi Nurul mengingatkan tantangan pengelolaan anggaran tahun 2026. Namun, beliau menekankan pentingnya transparansi penuh bagi seluruh jajaran. Hal ini bertujuan agar program Sejahtera Dari Desa segera terealisasi.

​”Sinergi lintas perangkat daerah menjadi kunci utama untuk menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya.

(Poros Lombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU