Bupati Lombok Tengah Awali Safari Ramadhan di Batukliang

Bupati Lombok Tengah awali Safari Ramadhan di Batukliang. Pathul Bahri kucurkan bantuan semen dan kursi roda sambil paparkan progres rencana Sekolah Rakyat.

(PorosLombok.com) – Rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah resmi bergulir menyasar Masjid Al-Huda, Desa Mantang. Langkah perdana ini menjadi ajang tatap muka jajaran eksekutif bersama penduduk setempat tepat pada malam ketiga bulan suci, Jumat (20/2).

​Lalu Pathul Bahri mengungkapkan bahwa konsep kunjungan sekarang sengaja masuk ke rumah ibadah agar jalinan kekeluargaan terasa kental. Perubahan skema tersebut bertujuan mempererat komunikasi dua arah antara pemimpin dan rakyat tanpa sekat formal.

​”Kami memilih berinteraksi langsung dengan jamaah di dalam masjid usai salat tarawih,” ujarnya.

​Terobosan ini tampak kontras dibanding tahun lalu yang biasanya terlaksana pada area terbuka atau lapangan instansi. Perpindahan lokasi ke ruang utama salat menciptakan nuansa inklusif sekaligus menyemarakkan syiar religi di tengah perkampungan.

​Pihak kabupaten memecah rombongan menjadi dua kelompok besar demi menjangkau belasan kecamatan secara efisien. Strategi pembagian tugas ini memastikan seluruh wilayah mendapat perhatian merata dari jajaran pimpinan tertinggi Bumi Tatas Tuhu Trasna.

​”Wakil Bupati memimpin kelompok lain yang pada saat serupa menyapa masyarakat di Masjid Al-Abror Janapria,” jelasnya.

​Suasana hangat menyelimuti ruangan ketika perangkat desa hingga level dusun duduk melingkar membaur bersama publik. Kehadiran para pejabat eselon ikut mendampingi guna menyerap berbagai aspirasi maupun keluhan warga terkait kualitas pelayanan publik.

​Pucuk pimpinan daerah memanfaatkan kesempatan tadi untuk memaparkan progres Koperasi Merah Putih hingga rencana Sekolah Rakyat. Program strategis tersebut membawa misi besar dalam mendongkrak ekonomi serta memperkuat fondasi pendidikan generasi muda Beber.

​”Infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan menjadi prioritas anggaran daerah pada periode 2026 ini,” katanya.

​Pemerintah menyudahi kegiatan lewat penyerahan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas serta ratusan sak semen guna menunjang renovasi bangunan. Aksi sosial itu menjadi simbol kepedulian nyata terhadap penguatan sarana ibadah warga Batukliang.

(Poros Lombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU