PorosLombok.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur memastikan pemberian dukungan materiil bagi tenaga medis yang bertugas selama momen Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi personel yang tetap bersiaga di posko kesehatan.
Manajemen kesehatan daerah telah menyusun skema pemberian biaya operasional tambahan bagi seluruh nakes di garda terdepan. Kebijakan tersebut mencakup fasilitas operasional dasar guna menunjang performa petugas selama masa piket berlangsung.
”Kami menyiapkan dukungan sekadar untuk support teman-teman yang bertugas di lapangan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Lalu Aries Fahrozi.Kepada PorosLombok, Kamis (19/03/2026).
Lalu Aries menjelaskan bahwa pemberian uang makan dan biaya transportasi merupakan bentuk apresiasi nyata bagi profesi medis. Hal ini bertujuan untuk menjaga semangat juang personel yang merelakan waktu lebarannya demi melayani pemudik.
Dukungan Operasional dan Kebijakan Internal Faskes
Setiap instansi seperti Puskesmas dan rumah sakit juga memiliki kewenangan mandiri untuk memberikan reward tambahan kepada pegawainya. Kebijakan internal ini disesuaikan dengan kemampuan serta regulasi masing-masing fasilitas layanan kesehatan daerah.
”Selain uang makan dan minum, uang transport juga kami siapkan sebagai bentuk apresiasi,” katanya.
Pemberian dukungan tersebut dipandang krusial mengingat beban kerja nakes yang diprediksi meningkat tajam menjelang hari raya. Instansi memastikan hak-hak dasar petugas tetap terpenuhi meski mereka harus menjalankan tugas di luar jam kerja normal.
”Intinya kami siapkan dukungan meskipun sifatnya sebagai penyemangat kerja bagi para personel,” jelasnya.
Kadiskes menegaskan bahwa pengabdian selama arus mudik merupakan konsekuensi mulia dari profesi pelayan publik di bidang kesehatan. Sinergi antara komitmen tugas dan perhatian kesejahteraan diharapkan mampu menghasilkan pelayanan yang prima dan manusiawi.
”Ini sudah menjadi tugas dan konsekuensi dari profesi kami dalam menjaga keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Lalu Aries berpesan agar seluruh petugas tetap menjaga kesehatan pribadi di tengah padatnya jadwal piket yang menguras energi. Performa nakes yang stabil menjadi kunci utama keberhasilan penanganan kedaruratan medis bagi para pemudik tahun ini.
”Kami berharap dukungan ini mampu memotivasi teman-teman medis untuk memberikan layanan terbaik,” pungkasnya.*














