PorosLombok.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur menyiagakan layanan medis penuh selama 24 jam untuk mengawal arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Petugas medis akan berjaga di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi kedaruratan di jalan raya.
Instansi terkait menerjunkan tim kesehatan untuk menempel pada pos pengamanan dan pos pelayanan bersama jajaran kepolisian. Seluruh Puskesmas serta rumah sakit pemerintah maupun swasta di wilayah ini terlibat aktif dalam skema pengamanan tersebut.
”Persiapan dari sisi kesehatan kami memang standby 24 jam bersama pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Lalu Aries Fahrozi.kepada PorosLombok. Kamis (19/03/2026).
Lalu Aries menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memberikan respons cepat bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan. Fasilitas kesehatan di sepanjang jalur mudik kini dalam posisi siaga satu.
Siagakan Ambulans dan Fokus Pelayanan Kedaruratan
Pihak dinas menilai jumlah petugas kesehatan di setiap posko sudah cukup memadai karena adanya sinkronisasi bantuan dari personel instansi lain. Fokus utama petugas adalah memberikan pertolongan pertama sebelum merujuk pasien ke fasilitas lanjutan.
”Setiap piket jaga kami menyiagakan dua orang personel serta unit kendaraan ambulans di lokasi posko,” katanya.
Unit ambulans yang standby di lokasi telah dilengkapi dengan peralatan medis darurat untuk menangani insiden kecelakaan lalu lintas secara cepat. Manajemen memastikan rantai koordinasi antara posko dengan rumah sakit rujukan berjalan tanpa hambatan teknis.
”Sejauh ini jumlah tersebut cukup karena ada keterlibatan dan koordinasi dengan instansi lain juga di lokasi,” jelasnya.
Kadiskes menekankan bahwa kehadiran posko pelayanan (Posyan) bertujuan untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pemudik yang merasa kurang fit. Masyarakat dihimbau tidak ragu mendatangi posko jika merasakan gejala gangguan kesehatan ringan saat berkendara.
”Pastikan kondisi kesehatan fit, istirahatlah yang cukup, dan jangan egois saat berkendara demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Lalu Aries meminta para pengendara agar memastikan kondisi fisik tetap bugar sebelum menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman. Ia mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah atau mengantuk di jalan raya.
”Masyarakat dapat mengakses fasilitas terdekat secara gratis karena sebagian besar sudah ter-cover oleh jaminan BPJS,” pungkasnya.*














