Pemkot Mataram Siapkan TPST Baru di Kebon Talo untuk Tampung Sampah 100 Ton Per Hari

Mataram, PorosLombok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berencana membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Kebon Talo, Ampenan. Fasilitas ini diharapkan mampu menampung hingga 100 ton sampah per hari, menjadi solusi pengelolaan sampah rumah tangga di Kota Mataram.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, mengatakan pembangunan TPST saat ini masih dalam tahap tender. Proses tender diperkirakan selesai dalam dua bulan, dengan pembangunan dijadwalkan dimulai bulan depan. Anggaran tahap pertama sebesar Rp32 miliar telah disiapkan, dari total kebutuhan anggaran mencapai Rp80 miliar.

“Proses tender diperkirakan selesai dalam dua bulan. Insya Allah, bulan depan pembangunan bisa dimulai,” ujar Denny, Selasa (7/1/2025).

TPST ini akan dibangun di atas lahan seluas 60 are di Kebon Talo. Pemkot juga telah merencanakan perluasan lahan pada tahun 2026 untuk meningkatkan kapasitas fasilitas tersebut.

Dengan adanya TPST ini, sampah rumah tangga dari Kecamatan Ampenan dan Sekarbela tidak lagi dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi langsung diolah di Kebon Talo.

“Dengan adanya TPST ini, sampah dari Ampenan dan Sekarbela akan langsung tertangani. Kita tidak lagi membuangnya ke TPA,” jelas Denny.

Fasilitas ini diproyeksikan tidak hanya menangani sampah dari dua kecamatan tersebut, tetapi juga mengelola sampah dari wilayah Mataram dan Selaparang di masa depan. Rencana ini sejalan dengan target pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan untuk Kota Mataram.

“Targetnya bisa menampung hingga 100 ton per hari. Jika volume sampah berkurang, kami akan memperluas cakupan ke wilayah lain seperti Mataram dan Selaparang,” tambahnya.

Pembangunan TPST Kebon Talo ini menjadi langkah strategis Pemkot Mataram dalam mengelola sampah secara berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah perkotaan. (red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU