Penutupan MTQ XXIX, Bupati Sukiman: Masbagik Memang Luar Biasa!

PorosLombok.com • LOTIM –

Penutupan MTQ XXIX begitu meriah, terlihat dari ribuan penonton yang begitu antusias dan membanjiri lapangan Gotong Royong Masbagik, untuk menyaksikan acara tersebut, Rabu Malam (06/07).

Dalam pidato penutupannya Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmy menyampaikan, terima kasihnya kepada seluruh panitia yang terlibat dalam acara ini. Sehingga acara bisa berjalan sukses, walaupun mungkin masih ada sedikit kekurangan.

Ia juga sangat bangga terhadap panitia pendamping yakni warga masbagik, yang begitu semangat membantu suksesnya acara ini, yang tak kenal lelah, dari sejak acara persiapan hingga acara penutupan MTQ XXIX ini.

“Kami berterimakasih untuk warga masbagik dan sekitarnya yang begitu antusias mensukseskan acara ini, Masbagik memang Luar biasa,” ucap Bupati pada saat pidato penutupan di depan ribuan masyarakat.

Tak lupa bupati sukiman juga menyampaikan perasaan bangganya kepada seluruh peserta MTQ XXIX, yang selama satu pekan ini mengikuti aktifitas yang penuh dinamika serta penuh rasa kebersamaan antar kafilah.

“Patut kita syukuri bersama, acara ini berjalan lancar, walaupun masih ada beberapa kekurangan dalam pelayanan yang kami berikan selaku tuan rumah,” ungkapnya

Akan tetapi, sambung orang nomor satu di Lotim ini, dengan rasa saling menerima ditengah keterbatasan, serta didukung oleh semua pihak, sehingga acara ini berjalan lancar dan segala bentuk kendala dapat diselesaikan dengan baik

“Kami selaku tuan rumah sudah berikhtiar, memberikan yang terbaik bagi para peserta maupun dewan hakam, panitra demi suksesnya penyelenggaraan MTQ XXIX ini,” katanya

Bupati sukiman berharap, lantunan indah ayat-ayat suci Al Qur’an selama sepekan ini bisa menambah kesejukan di bumi Patuh Karya, nuansanya tetap terus terjaga hingga pelaksanaan MTQ berikutnya dan ajaran Al Qur’an ini dapat diamalkan kehidupan sehari-hari

“Kami sangat berterimakasih juga kepada pak sekda Lombok Timur, selaku Ketua Panitia, dan jajaran OPD yang mendampingi para kafilah selama ini,”tandasnya

Mengakhiri pidatonya Bupati sukiman membacakan sebuah pantun, yang bunyinya: “alamat tercatat di dalam kita bubur tersaji pinggir kolam renang, selamat kembali ke Daerah tercinta, tegur sapa dan budi baik tetap dikenang”.

(Arul/ PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU