Pondok Pesantren Al.Urwatul Utsqo Tetap Exis di Tengah Keterbatasan

0
330

LOTIM, POROSLOMBOK – Pondok Pesantren Al.Urwatul Utsqo berdiri sekitar tahun 1999 dengan gedung pertamanya dikebun beleq, desa Kali Anyar, pemekaran dari desa Sukadana Kecamatan terara Kabupaten Lombok timur.

Namun sungguh Ironis melihat bangunan yang begitu lapuk dan usang tapi tidak menyurutkan semangat para pengajarnya untuk memberikan ilmunya kepada para santrinya walupun jumlah pengajarnya saat ini cuma 7 orang dengan fasilitas seadanya dengan bilik bambu yang terkesan sangat sederhana

visi – misi Ponpes ini cuma satu menegakkan “Kalimatillah“, hingga terbangunlah sebuah keyakinan dan keihlasan para pengajarnya untuk mengabdikan diri untuk mendidik para santri menjadikannya manusia yang berahlakul kharimah

Pondok pesantren ini digagas oleh tujuh (7) orang tokoh agama, namun tak berlangsung lama karena para printis ini sebagian yang mengeluarkan diri dari kepengurusan, sehingga tersisalah beberapa orang, akan tetapi pendiri yang masih tersisa inipun sudah tidak sejalan lagi, karna terjadi konplik internal antara pendiri yang menyebabkan mereka mengambil kesepakatan untuk bubar di tempat pertamanya (Kebun Beleq)

Baca Juga :  Rasidin Minta Keterlibatan Semua Pihak Dalam Pencegahan Faham Intoren

Awalnya Ponpes ini adalah sebuah TPQ melihat antusias Masyarakat setempat kala itu hingga dirubahlah menjadi Pondok Pesantren.

“Waktu itu belum ada Pondok pesantren cuma ada TPQ akan tetapi tidak santrinya hanya membaca Al.Qur’an saja mereka juga di Ajari Bahasa Arab, sehingga ada beberapa orang tua santri merasa tertarik hingga menyerahkan anaknya untuk menuntut ilmu di Ponpes Ini” ucap Abu Zahwa salah satu pengasuh Pondok Pesantren kepada Poroslombok pada Jumat( 22/01)

Pada masa itu Ponpes ini ada dualisme kepemimpinan yaitu pimpinan dalam dan pimpinan luar, yang keduanya memiliki tupoksi masing – masing, yakni pimpinan dalam khusus mengurus Masalah Pondok, serta Pendidikan, dan pimpinan luar mengurus terkait tentang Pemerintahan dan mencari pendanaan untuk pembangunan Pondok Pesantren.

“Dua orang itu adalah Ustad juwarta dan ustad zakaria” ucapnya

Dicertiakannya Pasca Bubarnya Ponpes yang Lama Ustad Juwarta waktu itu keluar dan mengungsi ke Glumpang desa Rumbuk kecamatan sakra kabupaten Lombok Timur, dan selama pengungsian itu terbersitlah sebuah ide dari Ustadz Juwarta untuk menghubungi kembali tokoh – tokoh desa kalianyar karna waktu banyak Masyarakat yang masih menginginkan ustadz juwarta dan Ustadz Zakaria kembali untuk mendidik putra – putri  Masyarkat kala itu.

Baca Juga :  Panitia MTQ XXIX TK - Provinsi NTB Matangkan Persiapan

“Ahirnya setelah ada komunikasi dengan tokoh setempat yakni Kepala Dusun (Kadus) ahirnya pada 2005 kedua Ustad tersebut dibawa kembali untuk menghidupkan kembali Ponpes Al.Urwatul Utsqo dengan tempat baru nya sebuah kebun bambu untuk mendirikan sebuah Pondok Pesantren, yang sebagian di hibahkan dan ada sebagian di beli dengan dicicil sampai saat ini.

dalam Persaingan Zaman Seperti sekarang ini , dengan menjamurnya Ponpes – Ponpes yang moderen tidak membuat para Pengasuh ponpes Al.Urwatul Utsqo Putus asa walaupun terkadang ponpes ini sering di pandang sebelah mata karna bangunan yang seadanya dan Fasilitas yang sangat minim.

Baca Juga :  Breaking News : di hari Pemungutan Suara, Sebagian Pasar dan Ruko di Lotim Sepi

“Tidak bisa kita pungkiri kalau zaman sekarang sangat berbeda dengan zaman dahulu tapi insyaallah Ponpes ini akan kami adakan perbaikan sedikit demi sedikit” jelasnya

Banyak sekali masyarakat yang datang Untuk menyurvei tempat ini untuk menyekolahkan anaknya namun ketika melihat kondisi fisik gedung ini mereka batal akan tetapi hal itu tidak membuat para pengasuh Ponpes ini berkecil hati, dilihat dari etos kerja para Pendidik yang sangat luar biasa walaupun dengan kondisi fisik bangunan sangat miris, dan ketika mereka tidak di gaji mereka istiqomah Istiqomah mengajar para santri.

“tidak boleh kita putus asa karna masalah Rizky Allah.SWT yang tentukan” ucapnya

Semoga Pondok Pesantren Al.Urwatul Utsqo tetap istiqomah menjelankan Visi- Misi Nya untuk Mendidik para generasi bangsa menjadi generasi yang islami yang menegakkan Amal Mak’ruf nahi Munkar di tengah keterbatasan dan kekurangannya(rl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini