Kantongi Izin Operasional, PSL Dapat Pembinaan Perdana Dari LLDIKTI VIII

Poroslombok.com | LOTIM – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI ) Wilayah VIII yang pada masalah dikenal dengan nama KOPERTIS (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) melaksanakan pembinaan perdana kepada Politeknik Selaparang Lombok (PSL) pada hari Jum’at (22/7/22) lalu.

Perjalanan PSL terbilang cukup mulus sebagai perguruan tinggi swasta yang baru terbentuk. Pasalanya, baru-baru ini kampus tersebut mendapatkan izin operasional atau tepatnya pada 1 Desember 2021 lalu.

Izin operasional itu berdasarkan SK Mendikbudristek RI, nomor 212/D/OT/2021. PSL berkampus di lingkungan Pondok Pesantren Cendekia DLM NW Aiklomak, Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur.

PSL adalah kampus vokasi pertama di Lombok Timur, dengan tiga program studi, yakni D III Perjalanan Wisata, D III Usaha Budidaya Ternak, dan D IV Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan.

Tim LLDIKTI WIL VIII berjumlah 5 (lima) orang dipimpin olh Ibu Teni. Pada kegiatan pembinaan itu, tim LLDIKTI memberikan bimbingn teknis kepada Pimpinan dan bagian adminstrasi Poltek Selaparang Lombok (PSL).

Selain itu, kehadiran tim ini juga untuk meberikan konsep dasar pengelolaan perguruan tinggi agar seluruh proses tridarma dapat terlaksana dengan baik. Karena PSL baru memulai penenerimaan mahasiwa baru tahun akademik 2022/2023.

Moment ini tentu menjadi kesempatan bagus bagi para pengelola untuk menata dan mendesain pengembangan PSL, agar menjadi Perguruan Tinggi Vokasi unggul di masa depan.

Saat ini, PSL merupakan satu-satu nya perguruan tinggi vokasi di Lombok Timur. Jadi, PSL sangat berpeluang untuk berkembang dengan baik.

LLDIKTI Wilayah VIII berkomitmen untuk membantu dan mendorong seluruh perguruan tinggi yang ada di wilayah Bali dan NTB untuk meraih akreditasi unggul.

Untuk itu, seluruh perguruan tinggi harus taat asas, mengedepankan kualitas SDM, mengembangkn fasilitas kampus serta memahami kurikulum medeka.

Direktur PSL, Dr.H.Mugni Sn., M.Pd., M.Kom, bersama seluruh jajarannya begitu bersemangat dan sangat mengapresiasi kehadiran tim dari LLDIK Wilayah VIII di Kampus PSL.

Bahkan, jajaran PSL menunjukkan kesiapan untuk melaksanakan dan merealisasikan harapan-harapan dari LLDIKTI Wilayah VIII, dalam rangka mewujudkan motto PSL, ” Berskill dan Berkarakter Santri”.

“Motto ini harus terwujud. Karna itulah karakter dari perguruan tinggi vokasi, menyiapkan mahasiwa untuk menjadi tenaga terampil yang siap menciptakan lapangan kerja atau bekerja pada usaha orang lain,” kata Dr. Mugni kepada media ini, usai pelaksanaan kegiatan pembinaan.

Sekadar informasi, PSL bernaung di bawah pondok pesantren, maka mahasiswa dan alumninya harus berjiwa santri yang mandiri, yaitu santri yang tidak menggantungkan diri pada orang lain.

“Jangan lagi kuliah orientasinya jadi ASN, entar kecewa,” tukasnya.

Dijelaskan Dr. Mugni, Kuliah haruslah semata-mata untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Jika memiliki ilmu dan kemampuan, maka pekerjaan untuk mendapatkan hidup yang lebih layak akan mudah didapatkan, ibarat kata pepatah “proses tidak akan menghianati hasil”.

Karnanya ia meyakinkan, kepada seluruh siswa/santri yang sedang menuntut ilmu di Cendekia untuk fokus pada proses pembelajaran. Namun tentu bila ada peluang jadi ASN nantinya bisa ikut ambil bagian, karena alumni Perguruan Tinggi Vokasi juga legal untuk menjadi ASN dengan ijazah yang diperoleh dari program diploma sampai program doktor terapan.

Direktur PSL, Dr. Mugni, yang juga saat ini menjabat sebagai Kepala BKPSDM Lombok Timur ini, mengajak putra-putri Lombok Timur khususnya dan NTB pada umumnya untu kuliah di PSL, supaya setelah tamat kuliah tidak menjadi bingung.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Mugni mengutif salah satu hadits yang artinya: “Barangsiapa yang hendak menginginkan dunia, maka hendaklah ia menguasai ilmu. Barangsiapa menginginkan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya (dunia dan akhirat) hendaklah ia menguasai ilmu,” (HR Ahmad).

“Maka saya mengingatkan, selama kuliah, fokus saja untuk menuntut ilmu. InsyaAllah pekerjaan itu tidak akan sulit kalo kita sudah memiliki ilmu dan skill,” tandasnya.

Tim LLDIKTI Wilayah VIII tiba di kampus PSL pada pukul 8.30 dan meninggal kampus PSL pada pukul 12.00 untuk melanjutkan perjalanan pembinaan ke Perguruan Tinggi lain yang ada di Lombok.

(Anas/pl)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU