Poroslombok.com | LOTIM – Rapat koordinasi Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) bertempat di ruang rupatama Polres Lotim pada Rabu (03/8/22).
Saber Pungli tersebut dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 188.45/118/IRT/2022, Tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar tingkat Kabupaten Lombok Timur Tahun 2022.
Wakapolres Lotim selaku Ketua Satgas Saber Pungli Kabupaten Lombok Timur pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua yang hadir mengikuti kegiatan rapat koordinasi tersebut.
“Disini saya baru tiga bulan bertugas di polres lotim,” ucapnya memberitahukan.
Dalam kegiatan koordinasi ini, sambung Wakapolres, sebagaimana yang diketahui bersama, bahwa di lombok timur masih banyak parkir liar seperti yang bisa di lihat sendiri.
Pada kesempatan yang sama, dirinya mengajak untuk mengutamakan pencegahan. Menurutnya, tindakan bisa diambil jika sudah memberitahukan terlebih dahulu (sosilisasi-red). Jika masih diabaikan, penindakan bisa dilakukan.
“Kita bekerjasama dengan perhubungan, sehingga manajemennya pas dan tidak terjadi pungli,” urainya.
Wakapolres juga menyoroti masalah angkutan, baik Papal penyeberangan, Dum Rruk dan lain-lain. Oleh hal itu, maka dalam kegiatan rapat tersebut juga membahas cara bertindak di lapangan.
Dirinya meminta agar rencana kegiatan supaya jelas, agar sehingga satu bulan ke depan dapat dirumuskan apa yang harus dikerjakan. Dirinya juga mempersilahkan masing-masing pokja bekerja, sesuai tupoksi masing-masing.
“Bagaimana sekarang kita rapikan dan resmikan masalah parkir. Silahkan nanti masing-masing tim yang sudah di SK-kan untuk melakukan sosialisasi terlebih dahulu,” kata dia mengarahkan.
Ia juga meminta kepada pokja intelijen untuk segera membuat produknya, dan segera melaporkan hasilnya. Untuk banner juga agar segera disiapkan.
Untuk penindakan, dirinya mempersilahkan dari reskrim dan unit yang lain untuk mendata dan melakukan pencegahan ataupun penindakan.
Pada kesempatan yang sama, Inspektur Inspektorat, Salmun Rahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sememangnya yang di inginkan pihaknya sejak dulu. Sesuai dengan harapan Bupati dan masyarakat lombok timur.
“Jangan sampai masalah parkir liar ini menjadi budaya yabg kurang bagus. Untuk itu kita segera rapikan,” ujarnya.
Senada dengan Wakapolres, Salmun juga menginginkan agar lebih mengutamakan pencegahan terlebih dahulu.
Ia mengungkapkan, dimana pada tahun 2022 ini Saber Pungli dianggarkan sebesar Rp 145.550.000 Rupiah. Sampai saat ini anggaran tersebut sudah dipakai sekitar Rp 87.000.000 Rupiah. Artinya sudah 80 persen sudah terpakai.
“Mudah-mudahan pertemuan ini bermanfaat untuk kita semua. Dan mari kita laksanakan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” ajaknya.
Pada kesempatan yang sama, Kasat Intelkam selaku Ketua Pokja Intelijen menyampaikan dimana setiap hari pihaknya membuat laporan dan mengirim dan bahkan dari 6 bulan yang lalu data sudah ia kirim.
“Kami juga sudah cek di pasar pringgabaya, ada indikasi pungli di sana,” bebernya.
Masih di tempat yang sama, KBO Binmas IPDA Miftah menyampaikan, terkait dengan pokja pencegahan pihaknya akan melakukan koordinasi, baik dengam Dinas Kominfo ataupun Dinas terkait lainnya.
“Tempat-tempat yang sudah di datakan oleh ketua koordinator pokja akan kami jadikan tempat untuk bersosialisai,” ucapnya singkat.
Sementara Kasat Pol PP dalam penyampaiannya mengaku merasa miris melihat para petugas yang di perlakukan tidak baik oleh beberapa oknum, yang terkadang kurang sopan terhadap para petugas, seperti yang terjadi di jenggik.
Dirinya bersepakat bagaimana caranya untuk melakukan pencegahan dan tindakan, sehingga dapat maksimal dan sesuai dengan aturan yang sudah di tetapkan.
“Kita sepakati sistem/pola kerja seperti apa yang akan kita pakai. Sehingga jelas kapan, siapa, arah, dimana sasaran yang kita akan cek,” katanya.
Selanjutnya, Kasat Reskrim selaku Koordinator Tim Pokja Penindakan menyampaikan, dimana pada tahun 2022 ini pihaknya sudah melakukan satu tindakan terkait parkir liar yang di pusuk yang dimana saat ini masih dalam proses hukum.
“Kami akan segera mengumpulkan teman-teman khusus reskrim untuk melakukan oprasi parkir liar. Kalaupun pencegahan yang dikedepankan, kami akan serahkan ke tim,” katanya.
Sementara Pasi Intel Kodim dalam penyampaiannya menitikberatkan hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni terkait masalah bansos. Karena, kata dia, masih ada oknum masyarakat di bawah yang melakukan pungli.
Hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Lotim Kompol Jaky Magfur S.I.K, Inspektur Inspektorat Lotim Drs Salmun Rahman, Kadis Kominfo Lotim Dr. Fauzan M.Pd, Kasat IK Polres Lotim AKP I Dewa Gede Meiriawan S.I.K, Kasat Reskrim Polres Lotim IPTU M Pajri STRK, Kasi Propam Polres Lotim AKP Arif Budiman SH, Pasi Intel kodim bersama 1 orang anggota, Asisten I Pemkab Lotim, Kasat Pol PP Lotim H Sudirman, perwakilan dari Kejaksaan Manik, KBO Binmas Ipda Miftah, Kanit Tipikor Res Lotim AIPTU Toni Priyo, Kanit Ekonomi IK Res Lotim AIPDA Ahsanul Hadi dan Bidkum Res Lotim AIPTU Supriadi.
(Anas/pl)

















