20 Ruas Jalan Lombok Timur Tuntas Diperbaiki Akses Ekonomi Pelosok Makin Lancar

Pemkab Lombok Timur tuntaskan perbaikan 20 ruas jalan tahun jamak hingga Agustus 2026. Proyek ini dipacu untuk mempercepat mobilitas warga dan membuka akses ekonomi kawasan.

PorosLombok.com – Terobosan konektivitas melintasi wilayah pelosok kini makin terasa nyata setelah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menuntaskan puluhan jalur vital melalui skema anggaran tahun jamak.

​”Pemerintah daerah memacu pembangunan infrastruktur jalan ini demi membuka isolasi wilayah dan mempercepat lalu lintas barang,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Lombok Timur, H. Ahmad Dewantohadi, Minggu, (16/08/2026).

​Proyek strategis periode 2025–2027 tersebut berhasil mencatatkan progres signifikan dengan merampungkan dua paket utama pengerjaan yang mencakup total 20 ruas jalan.

​”Hingga pertengahan Agustus ini seluruh target pengerjaan dua paket tersebut telah rampung seratus persen,” jelasnya.

​Kemudahan aksesibilitas baru ini terbukti memangkas waktu tempuh warga, mempermudah mobilitas harian, serta menghidupkan urat nadi perekonomian kawasan yang sebelumnya sulit terjangkau.

​”Kualitas infrastruktur yang baik akan langsung berdampak positif pada peningkatan aktivitas ekonomi warga sekitar,” ujarnya.

​Pemerintah optimistis ritme pengerjaan yang stabil dapat menjaga fokus penyelesaian seluruh sisa sasarannya tanpa mengorbankan kualitas akhir bangunan di lapangan.

​”Kami sangat meyakini seluruh fisik kegiatan tahun jamak ini akan rampung total pada bulan Desember mendatang,” paparnya.

​Sistem pemantauan intensif diterjunkan ke tiap titik pengerjaan agar standar teknis pengaspalan serta daya tahan konstruksi tetap terjaga sempurna.

​”Pengawasan ketat terus kami lakukan di lokasi guna memastikan hasil pekerjaan tepat waktu dan bermutu tinggi,” tegasnya.

​Menyambung keberhasilan pengerjaan jalur tersebut, jajaran teknis di lapangan meningkatkan intensitas pengawalan agar seluruh paket sisa berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur.

​”Setiap tahapan pengerjaan fisik kami pantau secara harian untuk meminimalisasi potensi hambatan teknis,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lombok Timur, Huzaefah.

​Pemeriksaan berlapis diterapkan mulai dari pengujian ketebalan material hingga daya tekan fondasi guna memastikannya tahan terhadap beban muatan berat dan lonjakan arus lalu lintas.

​”Ketahanan struktur jalan menjadi prioritas utama agar asas manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” terangnya.

​Proses perataan dan pengaspalan di titik-titik tersisa kini dikejar secara paralel dengan melibatkan peralatan modern serta penambahan jam kerja tenaga teknis.

​”Koordinasi intensif bersama pihak pelaksana terus kami tingkatkan untuk menjaga ketepatan durasi pengerjaan,” ungkapnya.

​Sinergi antara pengawasan ketat dan percepatan fisik menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh koridor jalan penyangga siap beroperasi penuh menyambut tahun depan.

​”Komitmen kami adalah menghadirkan infrastruktur jalan yang aman, nyaman, dan berkualitas tinggi bagi seluruh warga,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU