PorosLombok.com• LOTIM –
Potensi pengelolaan porang di Lombok Timur sangat besar, maka dari tahun ini Dinas Perindustrian fokuskan pengembangan tanaman ini sebagai langkah untuk meningkatkan dan memajukan industri kecil dan menengah (IKM)
Sekretaris Dinas (Sekdis) Perindustrian Kabupaten Lombok Timur, H.Lalu Alwin Wijaya mengatakan, bahwa di tahun 2022 ini pihaknya sedang membangun pabrik Porang di kecamatan Pringgabaya. Adapun sumber anggaran pembangunan pabrik tersebut dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Begitu pembangunan pabrik ini selesai baru nanti kita akan berikan pelatihan-pelatihan kepada para IKM terkait pengolahan porang,” ucapnya kepada PorosLombok. Selasa (26/07).
Dalam produk olahan parang ini kata Alwan, nantinya tidak berbentuk tepung langsung, akan tetapi hanya berbentuk cip,(bahan kering), dan dari cip ini akan diolah lagi menjadi sebuah produk. Sehingga dengan adanya olahan porang ini Lombok Timur akan melahirkan para IKM porang.
“Saat ini kita sudah membentuk IKM porang, tentunya pringgabaya nantinya akan menjadi centranya, karena kebetulan pabrik pengelolaannya dibuat disana,” jelasnya
Alwan menjelaskan, jika nantinya ditempat lain banyak masyarakat yang mengolah porang, maka tidak menutup kemungkinan di tempat tersebut bisa ditetapkan sebagai sentra. Karena menurutnya, sentra itu bisa lebih dari satu yang penting disana ada bahan bakunya.
Untuk peluang pemasaran produk porang ini, sangat luar biasa, kerena ini merupakan peluang ekspor, walaupun nantinya pabrik yang akan dibangun hanya sampai ketahap pengeringan akan tetapi walaupun sampai tahap ini sudah bisa untuk dipasarkan.
“Karena porong kalau tidak segera kita olah akan menjadi busuk, tapi ketika sudah jadi cip maka akan lebih tahan lama, mudah-mudahan proyek pembangunan pabrik porang ini selesai pada akhir tahun 2022 ini,” terangnya.
Ia berharap kedepannya dengan adanya pabrik pengelolaan porong ini dapat memacu hadirnya para IKM porang yang ada di seluruh kabupatan Lombok Timur. Sehingga dapat memajukan perekomian masyarakat.
“Doakan saja pabrik porang yang dibangun segera tuntas agar segera kita bisa operasikan,” pungkasnya
(Arul/ PorosLombok)

















