Anto meyebutkan dalam pembangunan KIHT ada beberapa masalah yang dihadapi, satu diantaranya adalah sosialisasi manfaat dari adanya KIHT ini kepada masyarakat.
“Cuman ada beberapa hal yang perlu kita selesaikan yakni bagaimana memberikan informasi kepada masyarakat khususnya bagi masyarakat Paokmotong yang menjadi tempat pembangunan KIHT tersebut,” katanya.
Oleh karenanya dalam waktu dekat ini tim dari Provinsi dan Kabupaten Lombok Timur akan melakukan sosialisasi. Dimana sosialisasi ini akan menargetkan Masyarakat Paokmotong sebanyak 200 orang.
Lebih jauh Anto, KIHT ini nanti larinya ke perusahaan tembakau yang belum memiliki izin dan akan di tampung disana. Adapun pembangunan KIHT di Lombok Timur ini merupakan hasil dari study banding Dinas Pertanian di Kudus pada beberapa waktu lalu. Dimana tahun ini diharapkan pembangunan untuk KIHT tersebut akan mulai di kerjakan.

















