PorosLombok.com • LOTIM –
Lembaga Hivos menggelar Pasar Tani Lombok Timur di halaman kantor kecamatan Montong Gading pada Jum’at (17/6).
Dalam Gebyar Pasar Tani tersebut diadakan Bazar produk pertanian dan aneka produk UMKM dari beberapa desa dan kelurahan yang ada di Lombok Timur.
Adapun desa dan kelurahan yang menjajakan produk pertanian dan UMKM antara lain desa Montong Betok, Kilang, Lenek Lauk, Perian, Jenggik Utara, Lenek Kalibambang, kelurahan Selong dan Denggen.
Untuk memeriahkan acara tersebut panitia kegiatan menyiapkan kesenian tradisional Gendang Belek untuk menyambut tamu undangan yang datang.
Hadir dalam kegiatan ini yakni Kadis Perdagangan Lombok Timur, Kabid Ketahan Pangan Lombok Timur, Camat Montong Gading, Kapolsek Montong Gading, anggota KWT dan kepala desa / Lurah dari beberapa desa yang menjajakan produk Pertanian dan UMKM.
Panitia kegiatan, Deny Irawan menyampaikan kegiatan Pasar Tani ini di hajatkan untuk mengakomodir dan menfasilitasi ibu-ibu Kelompok Wanita Tani ( KWT ) dan Kelompok Tani yang sudah memproduksi hasil pertaniannya untuk bisa menemukan pasarnya di luar untuk bisa memperluas pasar produknya.
“Kegiatan ini digagas oleh Lembaga Hivos yang fokus di bidang pertanian dan ekonomi pertanian. Karena ujung tombak dari sebuah kegiatan bertani itu adalah pasar, kalau misalkan pasarnya tidak ketemu maka tidak menguntungkan dari sisi ekonomi” ungkap Deni.
Lanjut Deni, kegiatan ini di danai oleh Uni Eropa yang tergabung dalam konsorsium action, karena sejatinya ibu – ibu KWT sudah ada kemauan dan inovasi terkait dengan bagaimana mengolah hasil pertaniannya, hal ini bisa dilihat dari produk – produk yang ditampilkan dan jajakan di lokasi acara.
Tujuan dari kegiatan ini lanjut Deni selain untuk belajar, juga bisa sebagai ajang saling bertukar informasi karena semakin banyak inovasi atau teknik yang di tuangkan dalam sebuah produk maka itu akan bernilai tinggi dan saingannya itu semakin sedikit, sehingga peluang lakunya di pasaran itu lebih banyak.
Untuk itulah, tujuan lainnya diadakan acara Pasar Pertanian atau Market Day ini adalah sebagai sarana belajar antar desa yang satu dengan desa yang lainnya kemudian saling menemukan pasarnya sendiri.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini semua desa sudah ada produknya sudah ada yang dibawa kesini, semoga kedepannya akan lebih meriah lagi dan lebih sukses lagi” pungkasnya.
Selaku panitia penyelenggara atau lembaga dari Hivos, Deni berharap semoga kegiatan – kegiatan seperti ini bisa diakomodir oleh pihak desa dalam hal ini mungkin nantinya bisa menyalurkan produk – produknya melalui Bumdes kemudian bisa mencarikan pasar keluar. Selain itu juga dukungan dari pemerintah dalam hal ini OPD terkait bisa menfasilitasi.
( Erwin, PL )















