Gubernur NTB Dorong ASN Kabupaten/Kota Ikut Seleksi Jabatan Provinsi

(PorosLombok.com) – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mendorong aparatur sipil negara (ASN) di kabupaten/kota untuk ikut mendaftar dalam panitia seleksi (pansel) pengisian jabatan lowong di lingkup Pemprov NTB.

“Artinya memang ada kebutuhan untuk mengisi jabatan-jabatan, dan memang dibutuhkan,” ujar Iqbal, Kamis (21/8).

Gubernur menyebut, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) masih minim peminat. Karena itu, ia mendorong ASN dari daerah berani mencoba peruntungan, asalkan memenuhi syarat yang ditetapkan.

“Juga teman-teman di kabupaten/kota di NTB yang mau masuk ke provinsi silakan,” katanya.

Iqbal menilai keberanian ASN daerah untuk naik ke level provinsi memberi dampak positif. Selain memperkuat birokrasi, langkah ini membuka ruang karier lebih luas bagi aparatur di kabupaten/kota.

“Kita ingin cari yang baguslah di level provinsi,” ucapnya.

Namun, gubernur mengaku terkejut dengan banyaknya pendaftar dari luar NTB. Informasi yang diterima menyebut ada calon dari Padang, Lampung, hingga Sumatera Barat. Fenomena ini menunjukkan posisi di NTB semakin menarik bagi pejabat profesional.

“Berarti bagus, ternyata NTB itu menarik,” kata Iqbal.

Pengalaman sebelumnya saat pansel Bank NTB juga memperlihatkan tingginya animo tokoh hebat dari berbagai daerah. Karena itu, gubernur memilih menunggu proses seleksi berjalan sesuai mekanisme.

“Kita lihat saja nanti prosesnya,” ujarnya.

Batas waktu pendaftaran pansel ditetapkan hingga 27 Agustus 2025. Iqbal memprediksi jumlah pendaftar akan meningkat menjelang akhir periode karena calon peserta biasanya memantau pesaingnya terlebih dahulu.

“Biasanya mereka masih memantau siapa lawannya,” kata Iqbal.

Sejauh ini, sudah ada satu hingga dua orang yang resmi mendaftar. Menurut gubernur, progres ini cukup positif sebagai awal yang menjanjikan.

“Berarti progresnya bagus, kalau tidak ada baru mengkhawatirkan,” pungkas Iqbal.

Sebagai informasi, Pemprov NTB telah membuka pendaftaran seleksi eselon II untuk enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lowong.

Seminggu setelah dibuka, sebanyak 18 pejabat tercatat telah mendaftar. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berasal dari luar daerah.

Sejauh ini, sejumlah formasi sudah mulai terisi. Untuk posisi Biro Pengadaan Barang dan Jasa, sudah ada dua pendaftar, yakni dari Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Barat.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU