Optimalkan Pelayanan Kesehatan Bagi WBP, Lapas Kelas IIB Selong Lakukan Sistem Jempolasel

LOTIM – PorosLombok.com | Seorang narapidana atau warga binaan memiliki beberapa hak selama berada di dalam lapas sesuai dalam ketentuan Pasal 9. Salah satu hak tersebut adalah mendapatkan perawatan, baik jasmani maupun rohani.

Untuk mewujudkan itu, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong melalui petugas kesehatan Klinik kembali memonitor kesehatan warga binaan guna memastikan semuanya dalam kondisi sehat dan tidak terjangkit penyakit serta memastikan semua Warga Binaan mendapatkan hak pelayanan kesehatan, Senin (15/01/2024).

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan rutin oleh petugas kesehatan Lapas, tidak lain hal ini dilakukan agar para WBP yang tengah menjalani masa hukuman tetap mendapatkan haknya yaitu pelayanan kesehatan.

Mendampingi para Perawat Mahir Lapas Kelas IIB Selong Kasubsi Perawatan Narapidana dan Anak Didik, Randi Martomy mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, warga binaan diberi obat dan vitamin sesuai dengan gejala yang dialami untuk meningkatkan imunitas tubuh agar menangkal masuknya virus penyakit.

“Kontrol kesehatan kami berikan kepada seluruh warga binaan demi memastikan kesehatan mereka terjaga,” ujar Randi Martomy.

Ia menambahkan, apabila WBP yang sakit tidak bisa datang ke klinik Lapas, maka petugas kesehatan yang akan langsung turun ke blok / JEMPOLASEL (Jemput Bola Lapas Selong) dalam pelayanan kesehatan untuk melakukan pengecekan kesehatan tersebut.

“Pemeriksaan kesehatan ini kemudian juga kami jadikan sebagai upaya untuk membantu Deteksi Dini terkait keamanan Lapas,” imbuhnya.

Selain itu, Ahmad Sihabudin selaku Kalapas Kelas IIB Selong menghimbau kepada seluruh warga binaan untuk tetap menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan sebelum makan, memastikan kebersihan lingkungan kamar, menjaga pola makan dan tidur yang cukup.

“Mari rajin-rajin menerapkan pola hidup sehat. Karena itu untuk kebaikan kita bersama. Apabila badan sehat, maka akan terjaga kenyamanan di dalam Lapas,” tandas Sihabudin.

Sihabudin menambahkan, bahwa pelayanan kesehatan dengan langsung tour to blok ini selain untuk kontrol kesehatan WBP, juga bertujuan untuk melakukan Deteksi dini terkait keamanan Lapas seperti ketersedian air bersih, kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang dan berbahaya (HP, benda tajam, pecah belah dan sebagainya) dan mengumpulkan informasi-informasi keamanan lainnya,” pungkas Sihabudin.

Editor: anas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU