PorosLombok.com.• LOTIM –
Acara Jalan Sehat yang diadakan oleh pemuda-pemudi kecamatan pringgasela di banjiri peserta. Acara yang dirangkaikan sebagai pra opening Alunan Budaya Desa VI kecamatan Pringgasela ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar.
Ketua Panitia Bayu Darma menyampaikan, acara Jalan Sehat ini diikuti oleh sekitar 2000 lebih peserta. Kegiatan yang dipusatkan di simpang empat desa pringgasela ini diawali dengan kegiatan senam Zumba yang diikuti oleh semua peserta Jalan Sehat. Selanjutnya acara Jalan Sehat di lepas oleh Camat Pringgasela sekitar pukul 07:30 wita.
“Sekitar 2000 lebih kupon Jalan sehat yang kita siapkan sudah habis, ini artinya antusias masyarakat sangat tinggi untuk mensukseskan acara ini” tutur Bayu.
Adapun rute yang dilalui lanjut Bayu yaitu melintasi persawahan, karena Jalan Sehat ini di hajatkan bagaimana untuk merefleksikan dengan menggunakan jalur – jalur persawahan dengan total jarak yang ditempuh sekitar sekitar 3,5 kilometer.
Acara Jalan Sehat ini juga ditujukan untuk mempererat tali persaudaraan masyarakat Pringgasela. Dengan kumpulnya 2000-an orang ini menunjukkan bahwa tali persaudaraan dan kekompakan masyarakat di kecamatan Pringgasela masih terjaga dengan baik.
“Hari ini kita bisa melihat bahwa masyarakat Pringgasela masih menjaga kekompakan dan peduli serta menghargai acara – acara anak muda” tuturnya.
Pada acara Jalan Sehat ini panitia menyiapkan doorprize berupa sepeda, kulkas, mesin cuci, kipas angin, HP dan banyak lagi hadiah menarik lainnya.
Bayu menjelaskan dalam even Alunan Budaya Desa VI kecamatan Pringgasela ada 6 kegiatan yang akan dilaksanakan yakni Jalan Sehat sebagai pra opening, kemudian Pembukaan, selanjutnya Sholawat Akbar, Pentas Budaya, Karnaval Tenun dan terakhir acara penutupan ( closing ceremony) yang akan dimeriahkan oleh artis – artis lokal.
“ Jadi keenam kegiatan pada even Alunan Budaya Desa VI ini akan dilaksanakan selama seminggu” pungkasnya.
Sementara itu camat Pringgasela Muh. Zulfan saat ditemui di lokasi acara menyampaikan acara ini sebagai salah satu wadah untuk silaturrahmi antar masyarakat Pringgasela yang tentunya akan menimbulkan rasa kebersamaan, bergandengan tangan dan ini sebagai modal utama untuk membangun masyarakat lebih kompak dan lebih maju kedepannya.
“Kegiatan ini sangat positif, di samping kita mencari kebugaran tubuh hal utama adalah saling pererat silaturrahmi antar masyarakat khususnya kecamatan Pringgasela” ucap Zulfan.
Terkait even Alunan Budaya Desa VI yang diinisiasi oleh pemuda – pemudi kecamatan pringgasela, Zulfan sangat mengapresiasi karena ini merupakan salah satu kegiatan untuk mensosialisasikan dan melestarikan kebudayaan yang ada di Pringgasela.
“Kami beharap supaya kedepannya kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan sebagai bagian dari sosialisasi untuk menjaga, merawat dan melestarikan keragaman budaya ini jangan sampai punah” pungkasnya. (Erwin, PL )

















