SDN 4 Montong Baan Selatan Adakan Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan

 

LOTIM – PorosLombok.com | Perundungan (bullying) merupakan masalah sosial yang masih sering terjadi ditengah masyarakat. Permasalahan bullying dapat ditemukan bahkan dalam dunia pendidikan dengan latar belakang usia pelaku dan korban yang berbeda-beda, usia yang rawan perundungan yaitu usia anak dan remaja.

Bullying dapat terjadi di mana saja, seperti di sekolah, di lingkungan rumah, di tempat kerja bahkan di media sosial. Pelaku bullying juga beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tanpa memandang umur. Di sekolah sering ditemui kasus perundungan, bahkan terkadang siswa tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan perundungan.

Untuk Itulah, sebagai salah satu upaya dalam mencegah tindakan bullying di lingkungan sekolah, Kepala Sekolah SDN 4 Montong Baan Selatan kecamatan Sikur
menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan.

Sosialisasi ini diadakan pada Rabu tanggal 22 November 2023 yang bertempat di halaman SDN 4 Montong Baan Selatan.

Hadir sebagai narasumber, Kepala UPT Dinas Dikbud kecamatan Sikur, Karyatul Aini, S.Pd. menyampaikan materi didalamnya berupa definisi bullying, contoh tindakan bullying, bentuk bullying, dampak bullying dan juga solusi untuk mengatasi tindakan bullying. Tujuan pemaparan materi seputar bullying tersebut yaitu agar para siswa dan siswi memahami dan juga mengerti secara keseluruhan mengenai tindakan bullying.

Sedangkan narasumber kedua, anggota dari Polsek Sikur fokus pada penyampaian tindakan – tindakan penanganan dan hukum yang akan dikenakan bagi pelaku Bullying khususnya pelaku kekerasan fisik.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN 4 Montong Baan Selatan, Sahnun, S.Pd. menyampaikan langkah yang dilakukan untuk mencegah terjadinya perundungan yaitu dengan membentuk tim pencegahan Perundungan dan kekerasan di sekolah.

“Alhamdulillah timnya sudah kita bentuk yang anggotanya mulai dari komite, wali murid, kepala wilayah, termasuk unsur guru dan siswa” jelasnya.

Ia menyampaikan, setelah diadakannya sosialisasi dan terbentuknya tim, maka sekolah tentunya akan menjadi semakin kondusif artinya sekolah bisa terhindar dari tindakan – tindakan kekerasan baik tindakan secara verbal maupun kekerasan pisik.

“Kalau kondisi sekolah sudah kondusif, insyaallah anak – anak menjadi nyaman, betah di sekolah sehingga proses belajar mengajar bisa menjadi lebih baik” ucapnya.

Sahnun menambahkan, dengan adanya sosialisasi dan terbentuknya tim pencegahan perundungan dan kekerasan tentunya akan berdampak positif terhadap peningkatan Raport Mutu Pendidikan di SDN 4 Montong Baan Selatan nantinya. ( PL, Erwin )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU