Diana Cewek Inspiratif, Yang Menantang Kerasnya Kehidupan

Selesai makan siang Diana kembali melanjutkan ceritanya, ditenngah hujan yang mulai turun, sehingga terlihat tumbuhan mulai bergoyang, dan semakin tampak segar, hawa dinginpun semakin bertambah, namun tak membuat fokus kami hilang mendengarkan cerita gadis cantik ini. Dalam obrolan selanjutnya Diana bercerita bahwa ia tidak puas dengan usaha air nira, maka sejak empat bulan yang lalu ia sudah mulai mengembangkan usaha jamur tiram bersama para wanita-wanita dikampungnya.

Latarbelakangnya membuat usaha jamur tiram ini karena melihat kondisi lingkungan ditempatnya sangat dingin sehingga cocok untuk dijadikan tempat budidaya jamur tiram, mengingat di Desa Pringga Jurang Utara belum ada yang usaha ini. Namun sayang obrolan kami terputus karena sang jingga disebelah barat akan segera tenggelam, padahal kami masih belum menanyakan proses pembuatan jamur ini.

Diana merupakan satu diantara puluhan bahkan ribuan wanita yang ada di Pulau Lombok yang tegar, dan memiliki jiwa pekerja keras, karena selain sosoknya yang anggun, umurnya yang mesih remaja bukan penghalang untuk menggapai sebuah kesuksesan, Kerasnya badai kehidupan, menggemblengnya menjadi sosok Raden Ajeng Kartini, seperti yang tertuang dalam bait-bait indahnya, “Habis Gelap Terbitlah Terang” .

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU