Poroslombok.com | LOTIM –
Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX tingkat provinsi NTB yang dilaksanakan di kabupaten lombok timur telah pun usai dilaksanakan.
Meski tidak keluar sebagai juara umum, namun lombok timur terbilang sukses sebagai tuan rumah. Wakil gubernur pun melontarkan pujian atas kesuksesan itu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, HM. Juaini Taofik, selaku ketua panitia menyampaikan, bahwa sejak awal pihaknya sangat menjaga agar jangan sampai event ini tidak sukses. Karnanya, suksesnya acara adalah merupakan hal biasa baginya.
“Yang luar biasa adalah ketakutan tidak suksesnya acara, dan kami berhasil menjaga itu, dan kita sukses. Itulah yang luar biasa,” kata Sekda kepada awak media di arena utama MTQ pada rabu malam (6|7).
Bukan tanpa alasan, ketakutannya akan kegagalan dalam pelaksanaan event MTQ di lombok timur tersebut lantaran daerah ini sangat jarang melaksanakan event-event berskala nasional.
Karnanya, kata dia, penyelenggaraan event MTQ tingkat provinsi adalah sebagai pembelajaran untuk menyelenggarakan event tingkat nasional, bahkan internasional.
“Kalo kami membaca sanjungan ibu wakil gubernur itu sebagai motivasi. Karna selama ini kan kayak kemarin di lombok tengah ada gelaran internasional MotoGP, di sumbawa ada MXGP,” sebutnya.
Kendati begitu, patut disyukuri, lombok timur dengan karakter masyarakatnya yang religius, kabupaten dengan 1300 Masjid dan beribu pondok pesantren tentu menjadi tantangan tersendiri bagi daerah ini.
Diakui Sekda, selama pagelaran MTQ di lombok timur pihaknya tentu menghadapi berbagai kesulitan, ditengah suasana yang belum normal pasca hantaman pandemi covid-19.
Lantaran itu pula, Sekda mengakui bahwa kesuksesan gelaran MTQ kali ini bukan atas kerja pemda lotim semata, namun atas kolaborasi dengan event organizer dari anak-anak muda lombok timur.
“Lalu kolaboratif dengan panitia pendamping lokal masbagik. Jadi tidak murni kepanitiaan ini dari unsur pemda. Lalu kalo ditanya apa kunci suksesnya?, kunci suksesnya adalah kolaboratif,” bebernya.
“Sehingga sering saya katakan, manakala ada teamwork dan kolaborasi yang baik maka sesuatu yang indah itu pasti akan kita raih,” imbuhnya.
Suksesnya gelaran MTQ tingkat provinsi di lotim telah menarik perhatian banyak pihak, bahkan berbagai sumber menyebutkan bahwa lombok timur akan dipercaya untuk menyelenggarakan STQ tingkat nasional.
Kesuksesan ini nyatanya juga mengantarkan kabupaten lombok timur sebagai penyelenggara MTQ di tingkat nasional menjadi peringkat 5 terbaik.
Pada kesempatan yang sama, Sekda juga memberikan pujian kepada dewan hakam yang telah memberikan penilaian secara adil dan profesional.
“Sebagai tuan rumah kita bisa saja mengintervensi agar menjadi juara umum, tapi itu tidak kita lakukan, kita lepas saja. Artinya, kita lebih kepada introsfeksi diri saja,” tandasnya.
Sekda yang juga selaku ketua LPTQ Lotim mengungkapkan, bahwa pencapaian pada ajang tahun ini menjadi tantangan di masa yang akan datang, bagaimana merubah nomor dua menjadi nomor satu.
“Saya selaku ketua LPTQ, Alhamdulillah telah sukses dalam penyelenggaraan, tetapi belum sukses menjadi ketua LPTQ. Motivasi saya adalah, MTQ ke-30 bagaimana merubah perak menjadi emas,” tutupnya.
(Anas/PL)

















