Wali Kota Mataram Lantik 11 Pejabat Strategis Hasil Seleksi Terbuka

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana resmi melantik 11 pejabat baru hasil seleksi terbuka dan instruksikan penguatan integritas serta soliditas internal birokrasi

PorosLombok.com – Wali Kota Mataram Mohan Roliskana resmi melantik 11 pejabat struktural guna mengisi kursi pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka di lingkup pemerintah kota, Kamis (5/3/2026).

​Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini menjadi puncak dari rangkaian penyaringan panjang yang melibatkan tim assessment profesional hingga mengerucut pada nama-nama terbaik untuk menduduki posisi penting.

​Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menegaskan bahwa seluruh figur yang terpilih hari ini merupakan hasil evaluasi mendalam terhadap aspek kompetensi serta loyalitas mereka selama mengabdi di birokrasi.

​“Saya memantau sejak awal proses seleksi hingga penentuan tiga besar. Pilihan ini didasarkan pada kompetensi,” tegasnya dalam sambutan pelantikan.

​Adapun daftar pejabat yang menempati posisi baru hasil seleksi terbuka di lingkup Pemerintah Kota Mataram adalah sebagai berikut:

  • ​M. Israk Tantawi: Kepala Bakesbangpol.
  • ​Ida Wayan Putra Ekantara: Kepala Dinas Tenaga Kerja.
  • ​H. Zuhhad: Kepala DP3A.
  • ​Bachtiar Yulianto: Kepala Dinas Perikanan.
  • ​Muzakkir Walad: Kepala Dinas Sosial.
  • ​Lalu Bramantio Ganeru: Kepala Bappeda.
  • ​Budi Wartono: Kalak BPBD.
  • ​Novian Rosmana: Kepala DPMPTSP.
  • ​Zaini: Kabid Pencatatan Sipil.
  • ​Samsurizal: Kabid Pengelolaan Informasi Dukcapil.

​Pengisian jabatan ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi perangkat daerah di Kota Mataram tetap berjalan optimal dalam memberikan pelayanan publik tanpa terkendala kekosongan pimpinan.

​Wali Kota Mataram mengingatkan agar setiap pejabat yang memegang amanah baru segera melakukan serah terima jabatan dan langsung tancap gas menjalankan program kerja yang sudah tersusun.

​“Saya tidak ingin melihat adanya gerakan-gerakan atau faksi-faksi di dalam lembaga yang Anda pimpin. Jadilah pemimpin yang mampu mendelegasikan tugas dan menguatkan barisan,” ujarnya.

​Pembentukan soliditas internal menjadi instruksi utama bagi para kepala dinas baru agar tidak terjadi perpecahan yang dapat menghambat pencapaian target kerja di lingkungan Pemerintah Kota Mataram.

​Pihak pimpinan daerah menekankan bahwa setiap tindakan pejabat harus tetap berada di jalur yang benar demi menjaga status Mataram sebagai daerah percontohan integritas di tingkat nasional.

​Segala bentuk penyimpangan atau ketidakjujuran dalam mengemban tugas akan dievaluasi secara berkala guna memastikan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi Kota Mataram tetap terjaga.

​“Intinya laksanakan tugas dengan jujur karena prestasi yang sudah kita raih saat ini harus tetap dijaga dengan bekerja secara profesional,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU