Mataram, Poros Lombok – Masyarakat kini menaruh perhatian besar pada proses penjaringan pimpinan baru PT Gerbang NTB Emas karena durasi pendaftaran terasa sangat singkat serta minim informasi. Kondisi tersebut memicu spekulasi liar mengenai transparansi seleksi bagi para pelamar profesional.
”Kami belum memeriksa seluruh detail mengenai rangkaian tahapan pemilihan tersebut,” ujar Plh Sekda NTB, Lalu Moh. Faozal, Kamis (19/2/2026).
Kritik tajam muncul sebab panitia hanya membuka masa pendaftaran selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Februari 2026. Akibatnya, rentang waktu sempit ini berpotensi menutup kesempatan bagi banyak putra daerah terbaik untuk memperebutkan posisi strategis di jajaran direksi.
”Waktu singkat itu merupakan kesepakatan tim yang sudah ditentukan sebelumnya,” katanya.
Tahapan Seleksi Tetap Berjalan di Tengah Polemik
Meskipun menuai banyak protes, namun panitia tetap menggulirkan agenda Leaderless Group Discussion bagi kandidat yang lolos verifikasi berkas. Selanjutnya, tim melaksanakan uji kompetensi secara maraton guna mengejar target pengisian jabatan yang tengah mengalami kekosongan definitif.
”Tidak ada informasi yang kami sembunyikan dalam pelaksanaan rekrutmen ini,” jelasnya.
Sebanyak 13 pelamar kini bersaing ketat untuk menduduki kursi Direktur Utama, Keuangan, hingga Operasional. Padahal, ketiga posisi tersebut memegang peran krusial dalam menggerakkan roda bisnis serta profitabilitas perusahaan milik Pemprov NTB tersebut.
”Proses seleksi tetap berjalan terbuka sesuai aturan main organisasi,” ucapnya.
Sayangnya, satu peserta atas nama Siti Nursusila mangkir tanpa memberikan keterangan saat pelaksanaan uji kompetensi bersama delapan asesor. Oleh karena itu, ketidakhadiran ini secara otomatis menggugurkan peluang kandidat tersebut untuk melaju ke tahapan wawancara akhir.
”Kami akan membahas perkembangan internal ini lebih lanjut bersama jajaran,” ungkapnya.
Delapan pakar kini bekerja keras membedah kemampuan para calon demi memastikan direksi terpilih sanggup memberi kontribusi nyata bagi pendapatan daerah. Tim seleksi menjadikan penilaian ketat sebagai kunci utama untuk mencari sosok pemimpin yang memiliki integritas tinggi.
”Tidak ada poin khusus yang perlu ditekankan secara berlebihan saat ini,” tuturnya.
Saat ini, jajaran kandidat tengah menunggu hasil penilaian intensif dari tim penguji independen secara profesional. Masyarakat luas sangat berharap agar transparansi hasil nilai tetap terjaga sehingga rekrutmen ini benar-benar menghasilkan pejabat yang kompeten.
”Nanti dulu, saya harus melihat data lengkapnya secara utuh,” pungkasnya.
Berikut adalah daftar urutan 13 nama pelamar yang mengikuti proses seleksi tersebut:
- Sulman
- Ahmad Jaelani Adiya Putra
- Suhaimi
- Hendra Yuda Sakti
- Desty Chiptiana
- Yuyud Indrayudi
- Taufik Amri
- Siti Nursusila (Tidak hadir)
- M. Aidul Adha
- Imanti Sukmaningsih
- Catur Rahmad Mardhiyanto
- Yunita Yoesminarty
- Nazamuddin.
(Poros Lombok)















