Arus Mudik Pelabuhan Kayangan Lombok Timur Lancar Jaya H-2 Lebaran Tanpa Antrean

Arus mudik di Pelabuhan Kayangan terpantau lancar pada H-2 Lebaran dengan kenaikan kendaraan 16 persen, di mana ASDP telah menyiagakan 41 trip kapal serta fasilitas derek bagi para pemudik.

PorosLombok.com — Situasi arus mudik di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, terpantau masih berada dalam kondisi yang landai dan terkendali menuju Pelabuhan Poto Tano. Aktivitas penyeberangan berjalan sangat lancar tanpa adanya antrean kendaraan pada Kamis (19/03/2026).

​Petugas di lapangan melaporkan bahwa area pelabuhan tidak mengalami penumpukan calon penumpang maupun kendaraan yang mengular di dermaga. Kelancaran ini memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang hendak menyeberang menuju Pulau Sumbawa.

​“Situasi di pelabuhan hingga hari ini masih sangat kondusif dan relatif longgar bagi para pengguna jasa,” ujar General Manager PT ASDP Cabang Kayangan Erli Setya Wahyudi.

​Erli menjelaskan bahwa pihak ASDP terus melakukan pemantauan ketat untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang yang mendadak. Tim operasional memprediksi tekanan arus akan mencapai puncaknya sesaat sebelum malam takbiran atau pada H-1 Lebaran.

Waspadai Lonjakan Dini Hari

​Pola pergerakan pemudik saat ini menunjukkan tren kepadatan yang biasanya mulai terlihat pada waktu dini hari setelah pelaksanaan salat Tarawih. Durasi kepadatan tersebut umumnya berlangsung secara konsisten hingga memasuki waktu Subuh di area parkir siap muat.

​“Lonjakan awal sebenarnya sudah sempat terjadi pada hari Sabtu dan Minggu sebelumnya atau saat memasuki fase H-7,” katanya.

​Data statistik tahun ini merekam adanya peningkatan volume muatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode mudik tahun lalu. Jumlah pejalan kaki tercatat naik sebesar 10 persen, sementara sektor kendaraan mengalami pertumbuhan hingga 16 persen.

​Pihak manajemen juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung dengan menyiagakan posko kesehatan yang terpisah dari posko gabungan lainnya. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat penanganan medis jika terdapat pemudik yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan.

​“Tersedia pula armada pemadam kebakaran serta layanan towing atau mobil derek untuk mengantisipasi kendaraan yang mogok,” jelasnya.

​Fasilitas derek tersebut bersiaga penuh di titik-titik strategis agar tidak mengganggu aliran kendaraan yang keluar masuk kapal. Petugas keamanan juga terus berpatroli guna menjamin ketertiban di seluruh zona pelabuhan selama proses pemuatan berlangsung.

​Optimisme mengenai keamanan operasional tetap tinggi karena pihak ASDP menyiagakan sebanyak 41 trip kapal yang siap melayani penyeberangan. Kapasitas armada yang besar ini diyakini mampu menyerap seluruh volume kendaraan meski terjadi lonjakan di sisa waktu dua hari ke depan.

​“Kami imbau pemudik tetap waspada dan kami optimis situasi akan tetap aman terkendali dengan puluhan trip kapal yang ada,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU