PorosLombok.com – Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana memimpin langsung acara halalbihalal bersama ribuan pegawai yang digelar secara lesehan di halaman kantor wali kota. Kegiatan penuh kebersamaan ini berlangsung tanpa sekat birokrasi pada Rabu (25/3/2026).
Orang nomor satu di Kota Mataram tersebut didampingi Wakil Wali Kota TGH Mujiburrahman dan jajaran Sekretaris Daerah dalam menyapa seluruh staf. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas internal birokrasi melalui suasana yang lebih egaliter dan santai.
”Di momentum yang fitri ini, saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar pemerintah kota,” ujarnya.
Wali Kota Mataram menyampaikan apresiasi tinggi kepada Sekretaris Daerah yang telah mengelola hak-hak keuangan pegawai sehingga gaji dan THR cair tepat waktu. Kepastian hak tersebut dinilai sangat krusial dalam menjaga semangat kerja aparatur pasca-libur panjang.
Ia juga memuji dedikasi seluruh jajaran yang tetap siaga menjaga kondusivitas wilayah saat rangkaian hari besar keagamaan berlangsung beriringan di Mataram. Kinerja tim di lapangan terbukti mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga kota.
”Terima kasih atas kerja keras semua pihak sehingga stabilitas daerah tetap terjaga dengan sangat baik dan kondusif,” jelasnya.
Sekitar 5.000 bungkus nasi kaput ludes disantap oleh para pegawai mulai dari tingkat camat, lurah, hingga tenaga teknis lapangan di bawah tenda sederhana. Sajian nasi bungkus khas lokal ini dipilih sebagai simbol kesederhanaan dan kebersamaan sejati antar-birokrat.
Ketua TP PKK Kota Mataram Hj. Kinnastri Mohan Roliskana tampak membaur bersama jajaran pengurus Dharma Wanita untuk mempererat tali silaturahmi. Kehadiran tokoh perempuan ini semakin menambah kesan kekeluargaan yang kental dalam lingkungan kerja pemerintah.
”Konsep egaliter ini sengaja kami pilih agar tidak ada lagi jarak antara pimpinan dan staf dalam menjalankan pengabdian,” tegasnya.
Pemerintah Kota Mataram berkomitmen terus memupuk nilai-nilai solidaritas guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh unit kerja perangkat daerah. Harapannya, semangat kebersamaan ini menjadi bahan bakar utama dalam mengejar target pembangunan daerah tahun ini.
Seluruh asisten hingga kepala OPD duduk bersimpuh menikmati hidangan yang disiapkan secara swadaya tanpa ada perlakuan istimewa maupun protokoler ketat. Tradisi makan bersama ini diklaim mampu menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintah dalam melayani masyarakat.
”Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dalam setiap tugas pelayanan masyarakat yang kita emban setiap hari,” pungkasnya.*















