PorosLombok.com – Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menginstruksikan penguatan jaring pengaman sosial melalui optimalisasi dana zakat dan bantuan logistik saat Safari Ramadan di Masjid Al Falah, Kabupaten Sumbawa, Kamis (12/3/2026).
Langkah strategis ini bertujuan memastikan stabilitas ekonomi masyarakat prasejahtera tetap terjaga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang kerap melonjak tajam selama momentum bulan suci hingga menjelang perayaan Idulfitri mendatang.
“Zakat yang kita tunaikan tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga menjadi sarana membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Pemerintah Provinsi NTB menegaskan bahwa penyaluran kewajiban mal melalui Badan Amil Zakat Nasional merupakan metode paling efektif agar distribusi bantuan tepat sasaran serta memiliki dampak ekonomi yang lebih terukur bagi para mustahik.
“Penyaluran yang terarah membuat manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Mantan Bupati Bima dua periode ini menilai bahwa kepedulian antarsesama warga adalah fondasi utama dalam membangun ketahanan sosial wilayah sekaligus mempererat tali silaturahmi antara jajaran birokrasi dengan rakyat di tingkat akar rumput.
“Kita harus memastikan tetangga terdekat kita tidak ada yang kesusahan,” jelasnya.
Selain aspek bantuan finansial, agenda kunjungan kerja ini dimanfaatkan untuk menyerahkan bantuan fisik berupa karpet masjid senilai Rp10 juta guna menunjang kenyamanan operasional rumah ibadah dan meningkatkan kekhusyukan para jamaah setempat.
“Fasilitas tempat ibadah yang layak akan meningkatkan kekhusyukan umat dalam beribadah,” ucapnya.
Aksi nyata tersebut dibarengi dengan pembagian paket sembako gratis dari Baznas yang difokuskan untuk meringankan beban harian keluarga kurang mampu sehingga mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh ketenangan tanpa kendala pangan.
“Ramadan harus membawa kebaikan dan kebahagiaan bagi semua umat Muslim di mana pun berada,” cetusnya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Wagub berharap semangat berbagi yang tumbuh subur selama Ramadan dapat terinternalisasi menjadi karakter masyarakat dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan tatanan sosial yang lebih harmonis dan sejahtera.
“Semoga bantuan ini meringankan beban harian para penerima manfaat,” pungkasnya.*















