Isu Salak Busuk Terjawab, Pengelola SPPG Mendana Raya Lombok Timur Jamin Gizi Siswa Aman

Kepala SPPG Mendana Raya, Lalu Nora Winardi, menjamin kualiti bahan program Makan Bergizi Gratis tetap selamat dan sedia mengganti bahan makanan jika ditemukan kekurangan di lapangan.

PorosLombok.com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mendana Raya Keruak menegaskan komitmen tinggi menjaga kualitas pangan program Makan Bergizi Gratis. Verifikasi internal dilakukan guna memastikan keamanan konsumsi bagi seluruh siswa.

​Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menjamin bahan pangan yang diterima pelajar memenuhi standar kesehatan. Pihak pengelola memastikan seluruh prosedur distribusi berjalan ketat demi menjaga nutrisi.

​“Kami segera menindaklanjuti temuan internal terkait kondisi buah yang kurang baik itu agar kualitas tetap terjaga,” ujar Kepala SPPG Mendana Raya Lalu Nora Winardi.Kepada PorosLombok, Sabtu (14/03/2026).

​Tim dapur secara proaktif memisahkan setiap item pangan yang tidak memenuhi standar kualitas sejak tahap persiapan bahan baku. Manajemen memastikan tidak ada satu pun komoditas yang mengalami penurunan mutu sampai ke piring para pelajar.

​Pihak pengelola menegaskan kesiapan penuh untuk segera mengganti setiap bahan makanan jika ditemukan adanya kekurangan atau kerusakan fisik di lapangan. Hal ini menjadi garansi layanan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.

​“Pihak dapur sangat siap mengganti bahan jika ada kekurangan atau hal sejenis yang ditemukan saat pendistribusian,” katanya.

​Sistem pengawasan berlapis diterapkan mulai dari pintu penerimaan barang hingga distribusi akhir ke sekolah-sekolah sasaran. Lalu Nora Winardi menjamin seluruh proses produksi berjalan higienis sesuai regulasi kesehatan pemerintah pusat.

​Klarifikasi ini diberikan untuk meluruskan persepsi publik sekaligus memberikan jaminan rasa aman kepada para orang tua murid. SPPG terus berupaya maksimal mempertahankan integritas program melalui transparansi pengelolaan logistik dapur.

​“Kami terus berupaya meningkatkan pengawasan ketat sejak bahan makanan diterima hingga dipersiapkan tim dapur,” ujarnya.

​Respons cepat tim lapangan dalam memitigasi risiko kerusakan bahan baku menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Komitmen menjaga kebersihan area kerja menjadi prioritas utama bagi masa depan generasi.

​Keterbukaan terhadap masukan eksternal menjadi bukti kedewasaan lembaga dalam mengelola unit pelayanan publik di tingkat kecamatan. Pihak pengelola mengajak semua elemen bersinergi menjaga kelancaran program demi kepentingan vital anak.

​“Kami akan terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi siswa berjalan lebih baik,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU